KILASGARUTNEWS.id|Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja resmi ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Rombongan KASAD berangkat dari wilayah Bogor menggunakan dua unit helikopter Bell pada pukul 07.43 WIB. Rombongan kemudian mendarat di Helipad Lapangan Sepak Bola Laya Rama, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, sekitar pukul 08.36 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, KASAD didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI dan unsur terkait. Di antaranya Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., Asintel Kasad Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H., serta sejumlah pejabat TNI dari berbagai matra dan staf Mabesad.
Kedatangan KASAD disambut langsung Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., serta Dandim 0611/Garut Letkol Inf Fahrisl Efendi Sinaga, S.I.P., bersama jajaran perwira staf dan Danramil.
Agenda utama kunjungan KASAD dilanjutkan ke lokasi Kincir Air Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Curug Rahong di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu.
Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 08.51 WIB. PLTMH tersebut dibangun berdasarkan perintah langsung KASAD pada Maret 2026, dengan melibatkan Danramil Cisewu, DITLITBANG, serta dukungan dan gotong royong masyarakat setempat.
PLTMH Curug Rahong memiliki kapasitas mencapai 25.000 watt. Energi listrik yang dihasilkan nantinya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan listrik Pondok Pesantren Al-Jihad, madrasah, hingga penerangan jalan umum di sekitar wilayah Desa Sukajaya.
Brigjen TNI Anggoro Nursetiawan dalam laporannya menegaskan bahwa keberadaan fasilitas tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“TNI dan Polri akan senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan warga.”
Kepala Desa Sukajaya menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI terhadap wilayahnya. Kunjungan KASAD juga menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya desa tersebut dikunjungi pejabat tinggi berpangkat jenderal bintang empat.
“Terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan ini, semoga membawa manfaat besar bagi kemajuan desa kami,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu fokus utama TNI Angkatan Darat saat ini.
KASAD menyebut terdapat dua sektor yang menjadi perhatian utama, yakni pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih.
“Kami fokus pada dua hal utama: pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih,” tegas KASAD.
Untuk wilayah Garut dan Tasikmalaya, pembangunan jembatan bentang di bawah 20 meter akan menggunakan konstruksi beton. Sementara untuk jembatan dengan bentang lebih dari 20 meter, akan diarahkan menggunakan konstruksi jembatan gantung.
Tak hanya jembatan, kebutuhan air bersih masyarakat juga menjadi perhatian serius. TNI mendapatkan tugas membangun sebanyak 3.000 titik sumber air di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, sekitar 2.700 titik disebut telah terealisasi.
Menurut KASAD, kondisi musim kemarau menjadi momentum yang tepat untuk melakukan pemetaan sekaligus menentukan lokasi sumber air baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Untuk air bersih, kami ditugaskan membangun 3.000 titik di seluruh Indonesia, dan hingga kini telah terealisasi sekitar 2.700 titik. Momen musim kemarau ini sangat tepat untuk menentukan lokasi sumber air baru,” ujarnya.
Selain meresmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD juga menyerahkan tali asih kepada Pondok Pesantren Al-Jihad.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan sekaligus penguatan peran pesantren di tengah masyarakat.
Kunjungan kerja KASAD ke Garut ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya diarahkan pada kawasan perkotaan, tetapi juga menyentuh wilayah pedesaan yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dasar.
Keberadaan PLTMH Curug Rahong diharapkan menjadi sumber energi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Sukajaya, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui semangat gotong royong mampu menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan warga.
(dk)
KILASGARUTNEWS.id|Setelah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Curug Rahong di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu,…
KILASGARUTNEWS.id|PROKES Volleyball Academy SMK Bina Bhakti Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, mencatatkan langkah membanggakan dengan…
KILASGARUTNEWS.id|Warga Kampung Bangsasinga, Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, digegerkan oleh dugaan tindak pidana penganiayaan…
KILASGARUTNEWS.id|Rangkaian Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 resmi berakhir…
KILASGARUTNEWS.id|Memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia Tahun 2026, Polwan Polres Garut menggelar…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan…