KILASGARUTNEWS.id|Mengatas namakan masyarakat,ratusan warga dari Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) kabupaten Garut mengelar aksi demo,pertanyakan 98 Milyar uang nasabah kepada bank Intan Jabar (BIJ) cabang Garut.
Menurut Ketua umum Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) Asep Nurjaman S.Pdi menyampaikan, kronologhis, sebelumnya kita sudah melakukan langkah – langkah seperti audensi dengan komisi III DPRD Garut pada bulan Agustus 2022 terkait banyaknya nasabah yang menjadi korban BIJ.”lanjutnya
Pada bulan November 2022 ,ia mengaku,kita telah melaporkan kepada Kejati. Karena kita pada proses awal ini melakukan audensi bahwasannya,pihak BIJ cabang Garut saat itu ternyata tidak hadir ,OJK tidak hadir.
Kemudian lanjut Asep mengatakan, dan saat ini juga yang hadir sekarang, hanya perwakilan, bukan pimpinan BIJ langsung.”ujar Asep kepada Wartawan usai melaksanakan aksi demonya dihalaman kantor Kejari Garut.Selasa (30/1/2023).
Lebih anjut Asep memaparkan,dan sampai hari ini,menurutnya, masyarakat selaku nasabah itu ada sekitar 46.700 orang yang menjadi korbannya,kalau di uangkan hampir sekitar Rp 98 milyar,dan ini harus dikembalikan kepada masyarakat atau nasabah”.
Yang keduanya,kata dia, pemyertaan modal ini yang sesuai dengan perbup semuanya Rp 83 milyar,tapi yang baru di kasih kepada BiJ, Pemilik modal ini Pemprop,Pemkab,dan bjb ini sekitar Rp 53 milyar,ini kemana uangnya?
“Kan yang namanya bank itu tidak semena -mena mengeluarkan uang sebelum acc dan lain sebagainya. Tentu hal itu harus betul – betul dipertanggung jawabkan”tandasnya
Ditempat yang sama,sementara itu
menurut salah seorang yang mengaku perwakilan dari pengurus BIJ Cabang Garut,Wowo mengatakan, kami selaku wakil dari BIJ cabang Garut tentunya mengucapkan terimakasih kepada ketua FPPG beserta jajarannya yang begitu antusias untuk menanyakan terkait pengembalian uang nasabah.”ucapnya usai melaksanakan auden bersama FPPG di ruang Kantor Kejari Garut,jalan Suherman,Garut.
Lanjut Wowo, hal itu kami pun di sini sedang membuat langkah – langkah untuk mengembalikan itu, dan hal ini perlu membutuhkan proses yang sangat banyak juga.
Adapun kendalanya sekarang ini ada di OJK,mungkin itu yang dapat kami sampaikan”ungkapnya
Wowo menyebutkan ,ada sekitar 46 ribu nasabah dari mulai kisaran Rp 10 juta rupiah sampai ratusan juta rupiah,itu nominalnya. Namun hal itu sudah ada perbaikan”.jelasnya
Ia mengaku, saat ini pihaknya sudah ada komitmen dengan para pemegang saham untuk menyelamatkan dan memulihkan BIJ yang mana didalamnya yaitu untuk mengembalikan uang kepada masyarakat,yang sekarang lagi proses di OJK.”
Terkait waktu pengembalian,Wowo menyebukan,kalau informasi kemarin,kira -kira di bulan Desember 2023 dialokasikannya dengan ada beberapa tahapan yang harus masuk ke tingkat pusat.”jelasnya
KILASGARUTNEWS.id|Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah pada musim hujan 2026–2027, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan…
KILASGARUTNEWS.id|Pengelolaan dana desa kembali menjadi sorotan. Di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah, transparansi, akuntabilitas,…
KILASGARUTNEWS.id|Bukan hanya mengajak masyarakat gemar makan ikan, Pemerintah Kabupaten Garut mulai menggenjot inovasi produk olahan…
KILASGARUTNEWS.id|Bukan sekadar soal kecantikan dan penampilan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Garut menjadikan momentum HUT…
KILASGARUTNEWS.id|Ancaman bencana alam mengintai di tengah kondisi cuaca yang tak menentu. Memastikan kesiapan menghadapi segala…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik pelaksanaan Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengadaan Barang…