KILASGARUTNEWS.id|Bukan sekadar soal kecantikan dan penampilan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Garut menjadikan momentum HUT ke-27 sebagai ajang pemberdayaan perempuan, mengasah kreativitas, sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota.
Semangat tersebut mewarnai Lomba Hijab dan Tata Rias Pesta Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (3/11/2026).
Sebanyak 13 peserta tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka terdiri dari 12 perwakilan DWP Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan satu perwakilan DWP kecamatan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Penasehat DWP Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, yang menyambut positif penyelenggaraan lomba tersebut sebagai ruang membangun kebersamaan dan meningkatkan kapasitas perempuan.
Dalam sambutannya, Tinneke menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi kecantikan.
“Menurut saya, ini merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan,” ungkap Tinneke.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong anggota DWP semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri. Perempuan, menurutnya, tidak hanya dituntut tampil menarik, tetapi juga harus memiliki wawasan luas, kepribadian baik, kemandirian, serta kreativitas yang bermanfaat bagi lingkungan.
“Kecantikan Sejati Bukan Sekadar Riasan”
Pesan mendalam turut disampaikan Tinneke mengenai makna kecantikan perempuan. Baginya, pesona sejati tidak berhenti pada penampilan fisik, tetapi terpancar dari karakter dan perilaku sehari-hari.
“Kecantikan seorang perempuan itu tidak hanya terpancar dari riasan di wajah atau busana, melainkan bisa dilihat dari sikap, tutur kata, akhlak, kecerdasan, serta kepeduliannya kepada lingkungan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Nurhayati Maskut, menyebut lomba ini dirancang sebagai wadah bagi anggota DWP untuk menyalurkan bakat, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan di bidang seni tata rias.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang dan wadah untuk mengasah kreativitas, menuangkan bakat seni rias, dan membangun rasa percaya diri bagi para peserta. Itu tujuan yang kita buatkan,” jelas Nurhayati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
Tak berhenti pada kompetisi, rangkaian kegiatan juga diisi edukasi kesehatan dan kecantikan kulit yang disampaikan dr. Irma Fakhrosa dari Rumah Sakit Intan Husada (RSIH) Kabupaten Garut.
Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Garut berharap semangat perempuan untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, menjaga kesehatan, dan berkontribusi bagi masyarakat semakin tumbuh.
Momentum HUT ke-27 pun menjadi pengingat bahwa perempuan yang berdaya bukan hanya perempuan yang tampil menawan, melainkan perempuan yang berkarakter, berwawasan, mandiri, dan menginspirasi.
(DK)
KILASGARUTNEWS.id|Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah pada musim hujan 2026–2027, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan…
KILASGARUTNEWS.id|Pengelolaan dana desa kembali menjadi sorotan. Di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah, transparansi, akuntabilitas,…
KILASGARUTNEWS.id|Bukan hanya mengajak masyarakat gemar makan ikan, Pemerintah Kabupaten Garut mulai menggenjot inovasi produk olahan…
KILASGARUTNEWS.id|Ancaman bencana alam mengintai di tengah kondisi cuaca yang tak menentu. Memastikan kesiapan menghadapi segala…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik pelaksanaan Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengadaan Barang…
KILASGARUTNEWS.id|Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kepolisian Resor (Polres) Garut bersama…