Kalapas Garut Rusdedy: Kami Siap Jaga Netralitas dan Profesionalisme ASN - Kilas Garut News

Kalapas Garut Rusdedy: Kami Siap Jaga Netralitas dan Profesionalisme ASN

Avatar photo

- Reporter

Senin, 15 September 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut mengikuti apel bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual dan terpusat dari Jakarta. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Garut dan diikuti oleh seluruh pegawai, dengan Wakil Menteri Kemenko Polhukim, Prof. Otto Hasibuan, bertindak selaku pembina apel. Senin (15/9/2025).

i

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut mengikuti apel bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual dan terpusat dari Jakarta. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Garut dan diikuti oleh seluruh pegawai, dengan Wakil Menteri Kemenko Polhukim, Prof. Otto Hasibuan, bertindak selaku pembina apel. Senin (15/9/2025).

KILASAGARUTNEWS.id|Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut mengikuti apel bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual dan terpusat dari Jakarta. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Garut dan diikuti oleh seluruh pegawai, dengan Wakil Menteri Kemenko Polhukim, Prof. Otto Hasibuan, bertindak selaku pembina apel. Senin (15/9/2025).

Apel tersebut digelar secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Dalam amanatnya, Prof. Otto Hasibuan menekankan pentingnya profesionalisme serta netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya menyikapi dinamika demonstrasi yang sempat terjadi pada pertengahan Agustus lalu.

“ASN harus menjunjung tinggi integritas dan tidak terlibat dalam politik praktis, baik secara langsung maupun tidak langsung. Netralitas ASN mencakup tiga hal penting, yaitu sikap dan tindakan, pelayanan publik, serta pengambilan keputusan birokrasi. Semua langkah harus berdasarkan hukum dan regulasi, bukan karena tekanan publik atau opini massa,” tegas Prof. Otto.

Baca Juga :  IMIPAS Untuk Negeri: Pemasyarakatan Garut Raya Bangun Jalan Desa 4,2 KM

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa ASN wajib memberikan pelayanan yang adil, setara, dan tanpa diskriminasi kepada seluruh lapisan masyarakat. “ASN tegak lurus kepada Tuhan, menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta menjaga integritas agar tidak menjadi alat bagi kepentingan tertentu. Hal ini sebagaimana tertuang dalam UU ASN Nomor 20 Tahun 2003 tentang netralitas ASN,” tambahnya.

Menanggapi amanat tersebut, Kepala Lapas Garut, Rusdedy, menyampaikan bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan Wamen dan menegakkan nilai netralitas ASN dalam setiap tugas dan pelayanan di lingkungan Lapas Garut.

Baca Juga :  Kegiatan Patroli Prekat Unit Sabhara Polsek Rengasdengklok Polres Karawang Lakukan Pengamanan Acara Rakerda Sayap Partai Gerindra

“Kami di Lapas Garut berkomitmen menjaga profesionalisme dan netralitas dalam bekerja. Pesan yang disampaikan Prof. Otto menjadi pengingat penting bagi seluruh ASN untuk selalu menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Integritas adalah hal utama yang harus kami jaga,” ujar Rusdedy.

Apel virtual ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan kembali komitmen ASN di seluruh jajaran Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, adil, serta berintegritas.

(dk)

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!