Disduk Capil buka administrasi kependudukan di MPP
KILASGARUTNEWS.id|Sebuah langkah maju dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kabupaten Garut terwujud dengan dibukanya Mal Pelayanan Publik (MPP). Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini, diisi oleh berbagai instansi termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut.
Pelayanan adminduk dianggap krusial dalam mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan layanan lainnya. Dengan MPP, masyarakat dapat mengakses pelayanan tersebut secara lebih nyaman tanpa harus antri menunggu lama.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Yandafduk) Disdukcapil Kabupaten Garut, Efran Brando, Rabu (31/1/2024), menyebutkan bahwa MPP menyediakan 6 pelayanan adminduk, mulai dari e-KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, Akta Kematian, hingga pembuatan Kartu Keluarga dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Efran Brando menekankan tujuan MPP untuk menyediakan layanan yang lebih mudah diakses oleh warga, baik di kecamatan, dinas, MPP, atau secara online.
“Di MPP itu untuk membuka keran-keran layanan supaya semua warga itu bisa dilayani di mana pun,” ucap Efran di Kantor Disdukcapil Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul.
Ado mengungkapkan, pihaknya memiliki 24 layanan, termasuk pengolahan data. Pelayanan dapat dilakukan melalui 2 loket di MPP, dan masyarakat hanya perlu datang, mengambil nomor antrian, dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.
Pesan Ado kepada masyarakat agar segera mengurus dokumen adminduknya dan melakukan pemutakhiran KK setiap 5 tahun. Pelayanan MPP tersedia Senin-Jumat, mengajak warga Garut untuk merasakan suasana baru dan layanan, di gedung MPP Graha R.A.A Wiratanudatar VII, yang berlokasi di Simpang Lima Garut.
“Karena kita sudah menyediakan berbagai sumber keran layanan yang bisa diakses oleh warga,” katanya.
Sementara, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Garut, Hendra Hidayatullah, menyampaikan dalam satu hari pihaknya bisa melaksanakan 50 pelayanan.
“Karena itu pun dengan jumlah yang dibatasi, karena di MPP karena kapasitasnya (terbatas) kan ya,” ucapnya.
Hendra menegaskan, semua layanan adminduk tidak dipungut biaya alias gratis. Apabila ada pungutan biaya, masyarakat diminta segera melaporkan ke Disdukcapil Kabupaten Garut.
“Apabila ada yang misalkan dirugikan, atau misalkan ada yang meminta pembayaran, segera laporkan ke kami, akan kami tindak jika itu memang adalah petugas atau operator SIAK yang ada di Disdukcapil,” katanya.
Pihaknya mengingatkan agar pengurusan adminduk dilakukan secara langsung oleh pribadi masyarakat, untuk menghindari potensi penyalahgunaan data diri.
“Karena yang pertama yang ditakutkan disalahgunakan datanya, bisa saja KTP atau KK-nya di foto dan nanti bisa melalui pinjaman online dan lain sebagainya,” tandasnya. (Deden Kurnia*).
KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat tata kelola infrastruktur yang akuntabel dan berkelanjutan. Pada Rabu (29/04/2026),…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan menghadapi Hari Buruh Internasional atau…
KILASGARUTNEWS.id|Satuan Lalu Lintas Polres Garut semakin mengintensifkan penegakan hukum di jalan raya dengan mengombinasikan sistem…
KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut melalui Jajaran Polsek Samarang berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan…
KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Sat Samapta Polres Garut melaksanakan patroli dialogis…
KILASGARUTNEWS.id|Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan WA Taros Kapolres Garut, Polres Garut bergerak cepat merespons adanya…