Pendidikan

Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta

KILASGARUTNEWS.id|Dunia pendidikan di Kabupaten Garut kembali diterpa isu tak sedap. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mengaku kecewa berat setelah penyerahan Surat Perintah Tugas (SPT) Koordinator Wilayah (Korwil) UPT Disdik yang dijadwalkan berlangsung, mendadak dibatalkan.

Kekecewaan itu disampaikan langsung Abdul Manap, S.Pd.I, salah satu calon penerima SPT Korwil Disdik wilayah Kecamatan Cikelet, saat ditemui awak media di halaman Kantor Bupati Garut, Kamis (21/05/2026).

Dengan nada penuh emosi, Abdul Manap mengaku merasa terpukul karena sebelumnya telah mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah demi kelancaran proses jabatan yang akan diterimanya.

“Seharusnya hari ini sesuai surat undangan yang saya terima ada agenda penyerahan SPT Korwil UPT Disdik Kecamatan Cikelet. Tapi mendadak dibatalkan. Ini ada apa? Saya tidak takut menyampaikan kebenaran,” tegas Abdul Manap di hadapan wartawan.

Menurut pengakuannya, demi memenuhi kebutuhan terkait proses jabatan tersebut, dirinya sampai harus mencari pinjaman uang sebesar Rp25 juta.

Pernyataan itu sontak menjadi perhatian publik dan memunculkan dugaan adanya praktik tidak sehat dalam proses penempatan jabatan di lingkungan pendidikan Kabupaten Garut.

Abdul Manap sendiri diketahui menjadi salah satu dari 42 calon Korwil Pendidikan yang sebelumnya dijadwalkan menerima Surat Perintah Tugas langsung dari Bupati Garut.

Untuk menghadiri agenda tersebut, ia rela menempuh perjalanan jauh dari wilayah selatan Garut menuju pusat kota. Dengan menggunakan sepeda motor, ia berangkat sejak dini hari dari Kecamatan Cikelet yang memiliki jarak tempuh sekitar 90 kilometer menuju Kota Garut.

Namun perjalanan panjang yang sempat dipenuhi harapan itu berubah menjadi rasa kecewa dan tanda tanya besar setelah agenda penyerahan SPT dibatalkan secara tiba-tiba.

Kini Abdul Manap mengaku siap membongkar dugaan praktik yang menurutnya mencoreng dunia pendidikan, meski harus menghadapi berbagai risiko dan konsekuensi.

“Saya siap buka-bukaan demi kebenaran,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terkait pembatalan penyerahan SPT tersebut maupun tudingan yang disampaikan Abdul Manap.

(red*)
Kilas Garut News

Recent Posts

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

KILASGARUTNEWS.id|Kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Bakti Persada 92. Salah satunya berupa…

15 jam ago

Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Polres Garut Bersama Masyarakat Kawal Perjuangan Timnas Indonesia

KILASGARUTNEWS.id|Semarak dukungan terhadap Tim Nasional (Timnas) Indonesia menggema di Lapangan Apel Mapolres Garut, Senin (5/10/2026)…

1 hari ago

HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat

KILASGARUTNEWS.id|Soliditas dan sinergitas TNI-Polri di Kabupaten Garut terus diperkuat. Momentum HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia…

2 hari ago

Camat Cibalong Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Terus Diperkuat demi Kondusivitas Wilayah

KILASGARUTNEWS.id|Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 menjadi kesempatan bagi…

2 hari ago

Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto Tegaskan Soliditas TNI-Polri di HUT Korem 062/TN

KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korem 062/Tarumanagara (TN), jajaran Polres Garut melakukan kunjungan…

3 hari ago

Waspada Foto Bugil Buatan AI, Pemuda di Garut Jadi Korban Pemerasan Akun Tak Dikenal, Minta Transfer Uang untuk Hapus Foto

KILASGARUTNEWS.id|Modus pemerasan dengan foto palsu buatan Artificial Intelligence (AI) kembali memakan korban. Seorang pemuda Asal…

4 hari ago