Bupati Garut : Saya Ingin Sebagai Magister Itu Dibuktikan Dari Sisi Keilmuannya - Kilas Garut News

Bupati Garut : Saya Ingin Sebagai Magister Itu Dibuktikan Dari Sisi Keilmuannya

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 14 Agustus 2022 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Bupati Garut, Rudy Gunawan, menginginkan gelar magister yang nanti akan disandang oleh para mahasiswa pascasarjana bisa  dibuktikan dari sisi keilmuannya.

Rudy menilai akan lebih menarik dan semangat apabila keilmuan yang diambil dalam program magister bisa terpenuhi.

“Nah tentu akan lebih menarik dan akan lebih semangat menjadi Magister, menjadi kebanggaan, bilamana kita keilmuannya itu terpenuhi,” ujarnya  saat memaparkan materi Kuliah Semester Antara Program Pascasarjana Universitas Garut (Uniga) Tahun Akademik 2021/2022 yang dilaksanakan di Aula Uniga, Jalan Raya Samarang No. 52A, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (13/8/2022).

Rudy mencontohkan, jika seseorang sedang mengampu program studi Ilmu Administrasi Negara, maka setiap mahasiswa harus paham apa itu administrasi negara.

“Administrasi negara itu apa secara kasat mata itu apa ? Kalau itu saudara memahami secara substansi ilmu administrasi negara, maka saudara akan lebih bersemangat lagi menimba ilmu di pasca sarjana,” kata Rudy.

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Garut Lakukan Patroli di Jalan Ibrahim Aji Mengamankan 3 Motor Saat Balapan Liar

Sementara itu, Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amin, menuturkan Universitas Garut saat ini memiliki 8 Fakultas dengan 29 program studi (prodi) dengan 3 diantaranya Program Pascasarjana, yakni Prodi Ilmu Administrasi Negara, Managemen Pendidikan Islam, dan Managemen.

Ia mengungkapkan, pihaknya mengharapkan mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan pascasarjanya dalam waktu tiga semester, di mana semester satu dan dua dilakukan perkuliahan seperti biasa, sementara libur atau jeda semester dua ke tiga dilaksanakan semester antara.

“Nah ketika antara semester dua dan tiga nah itu biasanya libur, nah kita isi dengan seminar-seminar seperti ini (atau) kuliah semester antara, intinya adalah memberikan informasi yang update, informasi yang terkini, (dan) yang terbaru, terkait dengan masalah-masalah yang dihadapi khususnya oleh masyarakat Garut dan lebih luas lagi oleh Bangsa Indonesia, sehingga nanti penelitiannya merupakan penelitian yang menjawab tantangan-tantangan yang ada di masa kini,” tuturnya.

Baca Juga :  Polres Garut Lakukan Pengamanan Humanis saat Ribuan Driver Online Gelar Aksi Damai

Dalam semester antara ini, imbuhnya,  pihaknya mengundang berbagai narasumber, dari mulai eksekutif, legislatif, yudikatif, hingga aparat penegak hukum (APH), guna memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi yang ada di masyarakat Garut, dan nantinya bisa menjadi bahan untuk dilakukan penelitian-penelitian.

“Dan kami mensyaratkan bahwa untuk menginisiasi kekinian ini, kami mengharapkan mahasiswa kami itu bisa menyelesaikan tesis dan juga menerbitkan dalam publikasi ilmiah, juga sekarang ini salah satu persyaratan untuk mendapatkan cumlaude itu bukan hanya IPK 3,5 tapi juga syaratnya harus berdedikasi,” kata Syakur.

Pada intinya, hal ini dilakukan guna menciptakan akademik atmosfer kepada seluruh civitas akademik Universitas Garut, untuk melakukan budaya menulis, karena menurutnya dengan menulis maka bisa memberikan alternatif dan solusi bagi masyarakat.(red*).

Berita Terkait

Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban
Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk
BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kericuhan Liga KOD Cup U-23 Memanas di Medsos, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Tewas

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!