Categories: Redaksi Kilas

BPJS PBI Distop Massal di Garut, Rudy Gunawan Pastikan RSU Medina Tetap Terima Pasien Darurat

KILASGARUTNEWS.id|Komisaris Rumah Sakit Medina sekaligus mantan Bupati Garut, Rudy Gunawan, angkat suara terkait ribuan warga Kabupaten Garut yang mendadak mendapati status BPJS Kesehatan mereka nonaktif, khususnya peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dibiayai APBN.

Rudy meminta masyarakat tidak panik dan tidak terburu-buru menyimpulkan hak layanan kesehatan mereka hilang. Pasalnya, penonaktifan tersebut bukan kebijakan daerah, melainkan dampak dari keputusan Kementerian Sosial Republik Indonesia setelah dilakukan pemutakhiran data kesejahteraan sosial.

“Memang berdasarkan keputusan Menteri Sosial RI, kurang lebih 200.000 warga Garut yang sebelumnya peserta BPJS PBI dari APBN saat ini distop,” ungkap Rudy melalui akun Instagram resmi RSU Medina.

Meski angka tersebut terbilang fantastis, Rudy menegaskan pintu solusi masih terbuka lebar. Menurutnya, penonaktifan ini sangat mungkin terjadi akibat kekeliruan data, terutama bagi warga yang sejatinya masih berada pada kelompok masyarakat tidak mampu (di bawah desil lima).

“Nanti ini akan diselesaikan kalau ada kekeliruan. Kalau memang masih punya hak, bisa diurus kembali melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rudy mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pengobatan hanya karena persoalan administrasi BPJS. Ia menekankan, dalam kondisi gawat darurat, keselamatan nyawa adalah prioritas utama.

“Kalau dalam keadaan darurat, langsung saja ke rumah sakit. Bisa ke RSUD, RS Nurhayati, RS Guntur, RS Pameungpeuk, dan khususnya Rumah Sakit Medina di Wanaraja,” ujarnya.

Rudy memastikan, RS Medina Garut tetap berkomitmen melayani masyarakat, terutama pasien dalam kondisi darurat, tanpa mempersulit urusan administrasi.

“Insya Allah kami layani, khususnya di Rumah Sakit Medina,” tandasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat Garut agar tetap tenang, tidak termakan kepanikan, serta menunggu proses perbaikan dan validasi data yang tengah dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait, sembari tetap mengutamakan kesehatan.

(wan)

Kilas Garut News

Recent Posts

Pemuda 26 Tahun di Garut Ditangkap, Diduga Racik Sendiri Narkotika Sintetis

KILASARUTNEWS.id|Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Garut kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis tembakau…

22 jam ago

Digerebek Polisi, Pria di Garut Kedapatan Simpan Ratusan Obat Golongan G

KILASGARUTNEWS.id|Dalam upaya memberantas peredaran obat-obatan terlarang di wilayah hukum Kabupaten Garut, Polsek Singajaya berhasil mengamankan…

2 hari ago

Sportivitas dan Semangat Kebersamaan Warnai Liga Voli Antar-Desa Garut

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring pelaksanaan Liga Voli Antar-Desa Tingkat Kecamatan Tahun 2026…

2 hari ago

Bupati Garut Ingin Produk Lokal Jadi Oleh-Oleh Wajib di Setiap Event Besar

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar…

2 hari ago

Wakapolres Garut Deny Rahmanto Pimpin Langsung Pengamanan Nobar Persib Bandung

KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persijap,…

2 hari ago

Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta

KILASGARUTNEWS.id|Dunia pendidikan di Kabupaten Garut kembali diterpa isu tak sedap. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)…

3 hari ago