Kilas Terkini

Bocah 9 Tahun yang Berjuang Melawan Penyakit, GMNI Garut Menggalang Donasi untuk Biaya Pengobatan

KILASGARUTNEWS.id|Seorang anak berusia 9 tahun bernama Dimas, warga Kampung Campaka, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat ini tengah berjuang melawan penyakit akibat pergeseran tulang belakang yang dialaminya sejak tiga tahun lalu setelah terjatuh dari pohon jambu.

Kondisi tersebut membuat Dimas kesulitan bergerak dan sering merasakan nyeri hebat. Meski begitu, semangatnya untuk tetap bersekolah tidak pernah padam. Setiap hari, Dimas berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer melewati jalan menanjak dan terjal demi bisa menimba ilmu di sekolah. Keteguhan hatinya menjadi inspirasi bagi warga sekitar. Sabtu (4/10/2025).

Sebelum berpulang, almarhum ibunda Dimas pernah berpesan agar putranya dapat dioperasi supaya bisa kembali sehat dan hidup normal seperti anak-anak lainnya. Kini, harapan itu diteruskan oleh keluarga dan warga yang terus berupaya membantu agar Dimas bisa memperoleh perawatan medis yang layak.

Melihat kondisi tersebut, anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Garut, Bung Erik, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan membantu biaya operasi dan pengobatan Dimas. Ajakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan gotong royong yang menjadi semangat perjuangan GMNI di tengah masyarakat.

“Mari kita bersama-sama bantu Dimas agar dapat kembali sehat dan menjalani masa depan yang lebih baik. Uluran tangan sekecil apapun sangat berarti bagi kehidupannya,” ungkap Bung Erik yang sekaligus warga Desa Jaya Mekar yang turut menggagas gerakan donasi kemanusiaan ini.

Menanggapi gerakan tersebut, Ketua DPC GMNI Garut Pandi Irawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif yang dilakukan oleh kadernya. Menurutnya, aksi sosial ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas yang selalu dijunjung tinggi oleh GMNI.

“Apa yang dilakukan kami ini  merupakan cerminan nyata dari semangat Marhaenisme, di mana mahasiswa tidak hanya berpikir untuk dirinya sendiri, tetapi juga hadir dan berjuang untuk rakyat kecil. GMNI Garut akan terus mendorong gerakan-gerakan kemanusiaan seperti ini,” ujar Pandi Irawan.

Dikatakan Pandi Irawan, melalui sinergi antara masyarakat, organisasi kemahasiswaan, dan para dermawan, diharapkan Dimas dapat segera memperoleh penanganan medis dan menjalani hidup yang lebih layak. Semangat gotong royong menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat Garut.

(dk)

Kilas Garut News

Recent Posts

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan…

11 jam ago

Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa

KILASGARUTNEWS.id|Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., menegaskan bahwa upacara pengibaran Bendera…

11 jam ago

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun

KILASGARUTNEWS.id|PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat hasil positif hingga akhir Triwulan II…

20 jam ago

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

KILASGARUTNEWS.id|Potret kerentanan warga lanjut usia kembali mencuat di Kabupaten Garut. Anggota DPRD Kabupaten Garut dari…

21 jam ago

Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman

KILASGARUTNEWS.id|Setelah sekian lama menunggu perhatian dan belum mendapatkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial, dua warga…

2 hari ago

Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

KILASGARUTNEWS.id|Menjadi momentum penting bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Garut Himpunan Pencak Silat Indonesia (HPSI)…

2 hari ago