Redaksi Kilas

BEM IPI Garut Pertanyakan Tambahan Biaya Kesehatan Calon Jamaah Haji, Kemenag Garut Mengaku Tidak Tau Menau

KILASGARUTNEWS.id|BEM KBM IPI melakukan silaturhami dan audiensi ke Kementrian Agama Kab. Garut terkait adanya tambahan biaya kesehatan bagi calon jemaah haji yang gagal berangkat pada kloter pada tahun keberangkatan tahun 2020, 2021. Rabu (18/01/2023).

“Untuk apakah biaya tambahan tersebut dan bagaimana transparansi alokasi biaya tersebut?”
Tutur Rizwan selaku Menteri Luar Negeri BEM KBM IPI.

Cece, selaku kepala KEMENAG Kab. Garut menjelaskan bahwa kemenag tidak tau menau terkait penambahan biaya tersebut apalagi perihal kesehatan.

“Kemenag hanya mendata jamaah, manasik dan kesiapan calon jamaah haji, untuk kesehatan bisa bertanya ke dinas kesehatan Kab. Garut” Ucap Cece Hidayat.

Wandi Mulyana, sebagai presiden mahasiswa mengatakan “intelektual tanpa validasi itu sangat diperlukan maka kami datang untuk hal ini supaya tidak adanya isu simpang siur atau salah sasaran”.

Cece menuturkan juga bahwa domain masyarakat terkait haji ada di kemenag, tetapi ternyata haji itu masuk ke dalam semua bidang, seperti Dinkes untuk kesehatannya, Dishub untuk perjalanan/transportasi , Kementrian Luar Negeri untuk Visa, Paspor nya.

Kepala Kemenag Kab. Garut Dr. H. Cece Hidayat M.Si sangat antusias dan menyambut baik silaturahmi dan audensi dari BEM KBM IPI beliau menyampaikan kami KEMENAG kalau ada kritik ataupun demo sekalipun kami siap menghadapi.

“kami siap menjawab semua pertanyaan dari mahasiswa, kalau demo kami siap”
turur Dr. H. Cece Hidayat, M. SI.

Diujung pertemuan, BEM KBM IPI berbincang dan diskusi perihal permasalahan-permasalah yang orang lain bahkan kelompok lain tidak menyorotinya.

Silahturahmi BEM KBM IPI dan KEMENAG semoga bisa menjadi awal hubungan baik bahkan bisa menjalin kerja sama antara lembaga IPI Garut dan KEMENAG Kab. Garut.

“Kami sering kerja sama dan komunikasi dengan kampus lain, tapi kami baru-baru ini bahkan baru sekarang bisa komunikasi dengan BEM IPI, kami berharap dengan lembaga IPI bisa saling kerja sama” pungkas Cece.

Kilas Garut News

Recent Posts

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

KILASGARUTNEWS.id|Dua Agen BRI Link, Rafa Cell dan Subadri, menerima hadiah setelah berhasil menjadi pemenang Program…

8 jam ago

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

KILASGARUTNEWS.id|Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satlantas Polres Garut menggelar…

9 jam ago

Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyambut kepulangan 10 warga yang selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Virgo…

13 jam ago

Dua Jenazah Korban Tragedi Virgo Transport 8 Tiba di Karangpawitan, Keluarga dan Warga Tak Kuasa Menahan Air Mata

KILASGARUTNEWS.id|Suasana duka menyelimuti Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026).…

2 hari ago

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

KILASGARUTNEWS.id|Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Kampung Panyingkiran, RT 03 RW 07, Desa Situsaeur, Kecamatan…

3 hari ago

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

KILASGARUTNEWS.id|Tidak semua warga penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menyuarakan kebutuhan hidupnya. Sebagian dari mereka bahkan…

3 hari ago