KILASGARUTNEWS.id|Penjabat (Pj) Bupati, Barnas Adjidin, menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap dampak psikologis, terutama pada anak-anak yang mungkin mengalami trauma akibat gempa.
Saat memimpin Apel Pagi di Lingkungan DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Senin (29/04/2024), Barnas menginstruksikan Dinas Pengelolaan Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut untuk memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak terdampak, dengan tujuan mengembalikan keceriaan dan memberikan perlindungan yang dibutuhkan, dan mengobati rasa traumatik pada anak pasca gempa yang terjadi.
“Saya minta Pak Kadis dan jajaran untuk melihat lapangan, bagaimana anak-anak itu bisa kembali ceria, mendapat haknya, dan mendapat perlindungan, oleh karena itu kita mengharapkan dengan kedatangan kita tentu mereka akan senang, mungkin caranya sudah bapak dan ibu tahu, agar traumatik yang mereka rasakan bisa segera pulih kembali,” paparnya.
Dalam arahannya, Barnas menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Garut sedang mengalami cobaan, dengan adanya gempa bumi yang terjadi pada Sabtu malam (27/04/224).
Barnas mengatakan jika dampak dari bencana ini menimbulkan korban, baik berupa kerusakan rumah, bangunan, korban luka, dan lain-lain, yang tentunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat yang terdampak.
Barnas menekankan perlunya penanganan cepat dan tepat dari Pemerintah Kabupaten Garut terhadap dampak bencana tersebut. Ia menyatakan solidaritas untuk bersama-sama mengatasi situasi tersebut, mengingat kemungkinan korban dan kerusakan yang dialami masyarakat.
“Nah, tentu ini merupakan sesuatu yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Garut secara cepat, secara tepat, (dan) secara tuntas, oleh karena itu kita di dalam menyelesaikan berbagai persoalan itu harus saling bahu-membahu, jadi dengan kita bersama maka kita akan kuat,” ujar Barnas.
Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah daerah mampu menjamin keberlangsungan hidup masyarakat seperti sedia kala. Barnas menegaskan pentingnya peran semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga terkait, dalam menangani konsekuensi gempa ini, dengan fokus pada pemulihan dan pemulihan masyarakat yang terdampak.
“Tentu ada suatu proses yang harus dilakukan, oleh karena itu bagaimana kita berperan di dalam menyelesaikan masalah yang ada di lapangan,” ucapnya. (red*).
KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Polsek Cikajang berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penculikan dan…
KILASGARUTNEWS.id|Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang,…
KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat…
KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di ruang digital untuk menjawab persepsi…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik serta mengambil sumpah jabatan para Pejabat Struktural…
KILASGARUTNEWS.id|Puncak peringatan Hari Kartini ke-147 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ke-72…