Kilas Garut News – Para siswi yang dilarang masuk kelas karena memakai hijab menggelar tenda di depan sekolah. Kisah mereka segera menyebar di internet dan mendorong media mengerubungi sekolah negeri di distrik Udupi, selatan Negara Bagian Karnataka, India.
Ketegangan yang tidak nyaman telah menimbulkan ketakutan pada para siswi di negara bagian Muslim. Mereka merasa kebebasan beragama mereka ditekan.Melihat Kondisi ini, ACT & MRI Garut menyampaikan sikap, diantaranya:
“ Seperti kita ketahui beberapa pekan terakhir, saudara muslim kita di india sedang di uji, pemerintah dan pihak sekolah tidak memperbolehkan siswi yang berhijab memasuki kelas, tentu ini bertentangan dengan nilai-nilai toleransi dan kebebasan dalam beragama. Selayaknya kita sebagai sesama muslim ikut berjuang menolaj kebijakan ini dan juga berdoa untuk keselamatan saudara kita disana” Papar Kepala Cabang ACT Garut, Mochamad Dani Ramdani.Minggu, 13/02/2022.(Deden Kurnia/Humas ACT&MRI Garut).
KILASGARUTNEWS.id|Peristiwa berdarah mengguncang warga Kampung Sindangsari RT 003 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten…
KILASGARUTNEWS.id|Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Salah satunya melalui…
KILASGARUTNEWS.id|Memasuki musim hujan, para petani di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, justru dihadapkan pada…
KILASGARUTNEWS.id|Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar Satlantas Polres Garut. Sejumlah…
KILASGARUTNEWS.id|Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menerima kunjungan kerja (kunker) dari jajaran Dewan Perwakilan…
KILASGARUTNEWS.id|Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah pada musim hujan 2026–2027, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan…