Kilas Garut News – Para siswi yang dilarang masuk kelas karena memakai hijab menggelar tenda di depan sekolah. Kisah mereka segera menyebar di internet dan mendorong media mengerubungi sekolah negeri di distrik Udupi, selatan Negara Bagian Karnataka, India.
Ketegangan yang tidak nyaman telah menimbulkan ketakutan pada para siswi di negara bagian Muslim. Mereka merasa kebebasan beragama mereka ditekan.Melihat Kondisi ini, ACT & MRI Garut menyampaikan sikap, diantaranya:
“ Seperti kita ketahui beberapa pekan terakhir, saudara muslim kita di india sedang di uji, pemerintah dan pihak sekolah tidak memperbolehkan siswi yang berhijab memasuki kelas, tentu ini bertentangan dengan nilai-nilai toleransi dan kebebasan dalam beragama. Selayaknya kita sebagai sesama muslim ikut berjuang menolaj kebijakan ini dan juga berdoa untuk keselamatan saudara kita disana” Papar Kepala Cabang ACT Garut, Mochamad Dani Ramdani.Minggu, 13/02/2022.(Deden Kurnia/Humas ACT&MRI Garut).
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri peringatan Haol Akbar Ke-36 Pendiri Himpunan Pencak Silat Indonesia…
KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia gabungan di sejumlah tempat hiburan…
KILASGARUTNEWS.id|Polsek Tarogong Kidul Polres Garut yang sedang melaksanakan patroli kewilayahan pada jam rawan mendapatkan informasi…
KILASGARUTNEWS.id|Aksi dugaan penipuan berkedok penggandaan uang yang meresahkan masyarakat akhirnya berhasil diungkap. Dua orang terduga…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Usia Dini Piala Soeratin…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, resmi membuka helatan budaya Nyanet Festival 2026 yang diselenggarakan di…