Bupati Garut : Rumah Sakit Medina Harus Prioritaskan Pelayanan Kepada Pasien di Hari Pertama Tidak Boleh Pungut Uang Muka - Kilas Garut News

Bupati Garut : Rumah Sakit Medina Harus Prioritaskan Pelayanan Kepada Pasien di Hari Pertama Tidak Boleh Pungut Uang Muka

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 6 Oktober 2021 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Bupati Garut, Rudy Gunawan, menghadiri acara penandatangan nota kesepakatan antara Rumah Sakit (RS) Medina dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, Taspen, Asabri, Kimia Farma, Biofarma, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, yang digelar di RS Medina, Jalan Raya Wanaraja, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Selasa (5/10/2021).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam sambutannya menyampaikan dirinya mengintruksikan RS Medina harus memprioritaskan pelayanan kepada para pasien.

“(Pernah) Ada orang yang nyimpen KTP, cuman punya uang 300 ribu, (saya instruksikan) cek, dan ternyata (masyarakat) tidak mampu, saya instruksikan supaya rumah sakit ini tidak boleh dihari pertama memungut uang muka, saya mau berguru ke (RS) Jasa Kartini,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Garut juga mengajak Rumah Sakit Intan Husada untuk segera bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Nah tentu saya berharap (RS Medina) ini menjadi bagian (solusi) kesulitan kita, karena kita perlu 2 ribu bed untuk orang miskin, makannya Pak Dokter Eddy, Pak Dokter Maskut, sebagai pemilik Intan Husada, dan Pak Dokter Eddy sekarang jadi Direktur, cepatlah kerja sama dengan BPJS kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Garut Apresiasi Kabid IKP Diskominfo Hadirkan Public Information Center (PIC)

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Agus Ramlan, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran direksi RS Medina, hingga akhirnya pihak BPJS Kesehatan dan RS Medina bisa mewujudkan kerja sama satu sama lain.

a menuturkan, proses agar bisa bekerja sama dengan BPJS kesehatan memang memerlukan proses yang cukup melelahkan. Namun, itu semua hanya untuk kepentingan masyarakat semata.

“Memang prosesnya cukup melelahkan, semata-mata apa yang kami lakukan adalah untuk kepentingan bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit ini,” tutur Agus.

Di tempat yang sama, Direksi PT. Medika Medina Gunawan, Kokon Darmawan, mengatakan, pihaknya banyak melakukan persiapan dalam menjalankan program BPJS ini, salah satunya dengan belajar ke RS Jasa Kartini Tasikmalaya.

“Selama 4 bulan terakhir ini, saya banyak mondar mandir ke Tasik karena saya belajar bagaimana bisa (supaya) menjadi rumah sakit yang siap menjalankan program BPJS, kalau tidak ada support, tidak ada arahan, tidak ada bimbingan dari bapak (Direktur RS Jasa Kartini), kiranya kami tidak bisa sampai pada hari ini,” kata Kokon.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek  Karawang Kota Polres Karawang Laksanakan Sambang ke Rumah Warga Sosialisasikan Lapor Pak Kapolres 

Ia memaparkan setelah RS Medina menerima layanan BPJS, pihaknya akan tetap berusaha untuk menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Memang lelah pak, 4 bulan saya kurang tidur, nyiapin ini itu dan sebagainya, tapi mudah-mudahan hari ini membuahkan hasil dan akhirnya menjadi beban bagi kami ketika kami menerima layanan BPJS, maka kami harus menjaga mutu pelayanan untuk masyarakat, harus menjaga mutu kepada seluruh masyarakat pengguna BPJS, baik itu (BPJS) kesehatan (dan) tenaga kerja, dan juga yang lainnya.” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Kokon berterima kasih kepada jajaran direksi dari RS Medina, atas kerja keras dan kerja sama dari semua unsur, sehingga RS Medina bisa melakukan penandantangan MoU dengan beberapa pihak salah satunya BPJS Kesehatan.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Upacara HUT RI ke-81, Bupati Syakur Sampaikan Kabar Positif Pembangunan Garut
Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia, Polres Garut Ajak Masyarakat Lawan Hoaks dan Provokasi
81 Tahun Merdeka, Garut Jangan Hanya Hebat Diatas Kertas: 8 Tuntutan Akademisi Untuk Bupati Syakur-Putri
Dari Sembako hingga Buku dan Sepatu, Kapolres Garut Peduli Pendidikan Anak di Cibatu
412 Warga Garut Dibekali Keahlian, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas
Pengeroyokan Brutal di Tarogong Kaler, Polres Garut Amankan 21 ABH
KRYD Dini Hari, Polsek Wanaraja Bubarkan Kerumunan Remaja dan Amankan Motor Brong
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Upacara HUT RI ke-81, Bupati Syakur Sampaikan Kabar Positif Pembangunan Garut

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia, Polres Garut Ajak Masyarakat Lawan Hoaks dan Provokasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:40 WIB

81 Tahun Merdeka, Garut Jangan Hanya Hebat Diatas Kertas: 8 Tuntutan Akademisi Untuk Bupati Syakur-Putri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Dari Sembako hingga Buku dan Sepatu, Kapolres Garut Peduli Pendidikan Anak di Cibatu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!