Pendidikan

Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip Latipulhayat, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) V Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa malam (14/10/2026).

Acara bergengsi ini dihadiri oleh Steering Committee Forum Dewan Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kadisdik Garut, Kadispora Garut, Asisten Administrasi Umum (Asda 3) Setda Garut, Kadisparbud Garut, perwakilan Kemenag Garut, jajaran kepala sekolah dan guru, serta para ketua Dewan Pendidikan dari berbagai kabupaten/kota se-Indonesia. Kehadiran lintas pihak ini mempertegas bahwa pembangunan kualitas pendidikan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus dibangun atas dasar kolaborasi yang kuat.

Dalam arahannya, Wamendikdasmen RI menerangkan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), fungsi utama Dewan Pendidikan adalah meningkatkan mutu layanan pendidikan.

“Jadi kata kuncinya adalah mutu pendidikan, dan tampaknya ini merupakan elaborasi lebih lanjut karena Undang-Undang Sisdiknas merupakan undang-undang organik, perintah langsung dari konstitusi untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas,” ungkap Prof. Latip Latipulhayat.

Menanggapi proses revisi UU Sisdiknas yang kini menjadi inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan akan dibahas bersama pemerintah, Wamendikdasmen menekankan pentingnya pelibatan publik yang substantif (meaningful participation).

“Dalam prosesnya, salah satu yang sangat penting bahkan menjadi pilar bahkan prasyarat undang-undang yang baik adalah partisipasi masyarakat, sehingga menggenapkan dan menguatkan apa yang disebut sebagai Meaningful Participation. Khusus untuk Dewan Pendidikan, meaningful participation harus dimaknai sebagai kontribusi substantif, bukan sekadar kontribusi basa-basi,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wamendikdasmen berharap Rakornas ini menghasilkan gagasan-gagasan bernilai tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi masa depan dunia pendidikan Indonesia.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jajaran Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Ia menilai terpilihnya Kabupaten Garut sebagai tuan rumah Rakornas V merupakan momentum berharga untuk memperkuat sinergi nasional.

“Di sini karena ada teman-teman guru, apalagi ini Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia, saya berharap bisa merumuskan suatu hal. Saya lihat rancangan RUU Pendidikan itu sudah cukup mencakup seluruh aspek untuk diperbaiki hari ini,” tutur Putri Karlina.

Ketua Forum Dewan Pendidikan Indonesia (FDPI) Kabupaten/Kota, Joko Riyanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai penjuru tanah air.

“Saya salut dan kami berikan apresiasi. Karena berjuang di dunia pendidikan itu mulia, saya doakan yang hadir semuanya ini sehat dan urip tanpo penyakit tur sugih duit (hidup sehat tanpa penyakit dan kaya raya),” ucap Joko.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Nanang Sofyan Hambali, menyatakan kesiapan dan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada jajarannya untuk memfasilitasi gelaran nasional ini.

Ia memaparkan bahwa Rakornas V ini diikuti oleh sekitar 350 peserta dari 150 Kabupaten/Kota dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026.

“Ini luar biasa atas dukungan dari semua pihak. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan Rakornas ini berjalan dengan lancar,” ujar Nanang.

Ia juga mengajak seluruh anggota Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota untuk berpartisipasi aktif dalam menyumbangkan pemikiran substantif, agar RUU Pendidikan yang dirancang oleh DPR benar-benar dapat mengakomodasi kepentingan dunia pendidikan secara nyata.

(DK)

Kilas Garut News

Recent Posts

Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas

KILASGARUTNEWS.id|Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat, Deden Kurnia, S.Pd., menegaskan bahwa peningkatan…

12 jam ago

Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan

KILASGARUTNEWS.id|Ambisi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas masih menghadapi pekerjaan rumah serius di Kabupaten Garut.…

12 jam ago

API TPA Pasir Bajing Garut Hampir 99 Persen Tuntas, Bupati Soroti Sampah 300 Ton per Hari dan Anggaran Pengelolaan

KILASGARUTNEWS.id|Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Kabupaten Garut, diklaim hampir sepenuhnya tuntas.…

13 jam ago

Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul

KILASGARUTNEWS.id|Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, menegaskan pengembangan anak usia dini…

13 jam ago

Bobol Rumah di Leles, Residivis Diciduk Tim Sancang Polres Garut

KILASGARUTNEWS.id|Aksi pencurian dengan pemberatan bermodus membobol rumah kosong di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, akhirnya terungkap.…

2 hari ago

Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban

KILASGARUTNEWS.id|Tiga puluh hari berlalu sejak tragedi tenggelamnya kapal transport Virgo 8 pada 13 September 2026.…

3 hari ago