Redaksi Kilas

Wabup Garut dr.Helmi Mengajak Warga Berkolaborasi Untuk Upaya Bersihkan Eceng Gondok dan Teratai di Situ Bagendit

KILASGARUTNEWS.id|Puluhan hektar situ bagendit dipenuhi tanaman air,dari mulai eceng gondok dan teratai, lalu kemudian pemerintah daerah terus berupaya untuk membersihkan tanaman tersebut.

Hari ini Jumat (25/5/2023) pagi Pemda yang dipimpin wakil bupati Garut dr.Helmi Budiman dengan didampingi sejumlah instansi,TNI, Polri, Pramuka juga SKPD lainnya sontak membersihkan eceng Gondok dan teratai di Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi,Kabupaten Garut.

Menurut dr Helmi Budiman menyampaikan,kegiatan hari ini merupakan kelanjutan pembersihan Situ Bagendit dari eceng gondok,teratai ini yang sudah kita lakukan yaitu sejak hari Sabtu kemarin yang sampai hari ini sudah ada 6 hari. Alhamdulillah hari ini sudah mulai terlihat bersih seluas 1,5 hektar.”ucap Helmi saat berada di Situ Bagendit Garut.

Ada sekitar luas 50 hektar yang tertutup oleh tanaman air eceng gondok dan teratai dari 100 hektar lebih,jadi yang tertutup itu setengahnya oleh eceng gondok dan teratai. 

“Nah kalau ini ada 50 hektar untuk pembersihan dengan memerlukan waktu sekitar 150 hari”katanya.

Lanjut Helmi menegaskan,kita akan terus upayakan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat baik, pribadi maupun kelompok dari pencinta lingkungan,dan lain sebagainya untuk bisa menjaga dan memelihara secara bersama -sama. Kemudian tadi pun yang bekerja membersihkan saya lihat ada dari TNI,Polri sudah turun yang kemudian juga dari PMI, Pramuka,Tagana, BPBD, Perikanan dan nelayan dari masyarakat setempat juga sudah bergerak turun,nah kalau misalkan turun semua insyaallah akan kurang dari 150 hari untuk pembersihan.

Helmi menambahkan, Mengenai airnya dikelola oleh BBWS makanya kita harus kerjasama,kan kalau fungsinya selain pengairan itu dikelola oleh kita (Pemda) sebagai wisata,makan ini kerja sama dinas pariwisata,kemudian adanya budidaya ikan juga ada dinas perikanan ada dinas LH. Jadi memang ini kolaborasi bagaimana mengelola Situ bagendit ini yang banyak eceng gondok yang sebetulnya kita prihatin melihatnya yah.”ujarnya.

Masih ditempat yang sama,Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Kadisparbud) kabupaten Garut,Agus Ismail turut menyampaikan,terkait hal apa yang disampaikan pak wabup,ini kan merupakan bagian dari kualitas air dan peningkatan level air,jadi salah satu destinasi utama bagendit ini kan air ,jadi kalau air tidak ada atau airnya tentu tidak ada wisata yah.

“Jadi makannya kita dengan BBWS itu bersepakat untuk normalisasi airnya,karena memang air itu adalah kewenangan dari BBWS”. Jadi kita hanya yang punya daerah atau wilayahnya dan kita hanya memanfaatkan said efek dari keberadaan air ini. Maka untuk itu kondisi ini yah harus Klir dulu dari Burma baru ini bisa ditingkatkan wisatanya.”ujarnya.

Harapan kita bahwa arahan tadi dari pak wabup,sambung Agus Ismail berharap,kita akan terus berkoordinasi, berkolaborasi dengan masyarakat,para pelaku usaha dan lainnya,karena kan nanti motif layen efeknya ketika ini berjalan tentu masyarakat juga akan terangkat dalam segi ekonominya”tutupnya.

Kilas Garut News

Recent Posts

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

KILASGARUTNEWS.id|Dua Agen BRI Link, Rafa Cell dan Subadri, menerima hadiah setelah berhasil menjadi pemenang Program…

16 jam ago

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

KILASGARUTNEWS.id|Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satlantas Polres Garut menggelar…

17 jam ago

Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyambut kepulangan 10 warga yang selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Virgo…

21 jam ago

Dua Jenazah Korban Tragedi Virgo Transport 8 Tiba di Karangpawitan, Keluarga dan Warga Tak Kuasa Menahan Air Mata

KILASGARUTNEWS.id|Suasana duka menyelimuti Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026).…

3 hari ago

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

KILASGARUTNEWS.id|Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Kampung Panyingkiran, RT 03 RW 07, Desa Situsaeur, Kecamatan…

3 hari ago

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

KILASGARUTNEWS.id|Tidak semua warga penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menyuarakan kebutuhan hidupnya. Sebagian dari mereka bahkan…

3 hari ago