Redaksi Kilas

Tiga Bulan Lapas Garut Harus Completely Clean dari Narkoba dan Handphone Prioritas Utama

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Garut Rusdedy, selepas Apel Siaga Natal dan Tahun Baru 2025 UPT Pemasyarakatan se-Garut Raya dan Pencanangan Lapas Garut Bebas dari Penyalahgunaan Handphone, Pungli dan Peredaran Narkoba. Ketika diwawancarai oleh Awak Media di ruang kerjanya, Rusdedy tetap menargetkan, bahwa dalam kurun 3 bulan  Lapas Garut harus Completely Clean (benar-benar bersih) dari Peredaran Narkoba dengan penyalahgunaan handphone yang paling diprioritaskan. Senin (23/12/2024).

Saat diwawancarai di ruang kerjanya di kantor Lapas Garut Kelas IIA Garut yang berlokasi di Jln. KH. Hasan Arif –  Banyuresmi, Rusdedy menyampaikan, pada tahun 2024 kita memerangi Narkoba, dan melawan Narkoba. Yang terakhir kita mengganti petugas. Kemudian selama satu tahun dari Program Rehab, Program Tindakan dan Program Pencegahan, Alhamdulillah kita mendapatkan predikat Lapas Bersinar dari BNN Jawa Barat.

“Akan tetapi kita tidak hanya sampai disitu. Penjahat Narkoba itu akan mencari dengan berbagai cara bagaimana supaya bisa masuk, makanya di tahun 2025  kita bentuk lagi Satgasnya P4GN, dan kita buat strategi yang lebih ketat lagi. Bahkan bukan hanya Narkoba saja yang kita sasar, tapi peredaran penyalahgunaan handphone pun kita prioritaskan, dan kita sidak langsung ke dalam seperti tadi,” kata Rusdedy.

Kalapas Kelas IIA Garut menjelaskan, ketika kita memberantas handphone, pasti putus mata rantainya. Untuk itu Handphone menjadi prioritas utama, karena sering digunakan sebagai alat untuk mengendalikan peredaran Narkoba dan kejahatan lainnya dari dalam Lapas. Makanya ada strateginya yang kita bangun,” cetusnya.

Ketika Awak Media menanyakan mengenai oknum petugas yang terkait dengan kasus handphone, Kalapas menjawab ada dan itu langsung sudah ditindak tegas. Sedangkan kalau Napi yang berkaitan dengan handphone, sudah ada lima yang dipidanakan, ada yang 20 tahun, 10 tahun, kita tambah lagi hukumannya. “Jadi tidak ada 86, kita tolak. Salah satu buktinya, dalam satu tahun saja kita mempidanakan 5 Napi,” tegasnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, di tahun 2025, ada strategi yang kita bangun berdasarkan pengalaman sebelumnya. “Ini potensi kebocorannya dimana? Narkoba masuk dari mana? Handphone masuk dari mana? Kita data semua dan kita Carikan solusinya. Bagaimana supaya ini tidak masuk? Jadi kita perang itu harus punya teknik, strategi dan punya senjata. Intinya dengan waktu tiga bulan, Lapas Garut harus sudah Completely Clean,” ujarnya optimis.(Deden Kurnia),

Kilas Garut News

Recent Posts

Letkol Inf Hari Mughni Nagara, S.E., M.H.I Salurkan Santunan untuk Masjid di Desa Simpang

KILASGARUTNEWS.id|Letkol Inf Hari Mughni Nagara, S.E., M.H.I dari Batalyon 125/Simbisa memberikan santunan berupa bantuan uang…

2 jam ago

Takut Dibegal Saat Pulang, Warga Hubungi Layanan 110, Polsek Cilawu Berikan Pengawalan

KILASGARUTNEWS.id|Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Cilawu Polres Garut dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui Layanan Call…

3 jam ago

Dari Jalan Raya ke Tengah Warga, Satlantas Polres Garut Tebar Kepedulian di HUT Lantas ke-71

KILASGARUTNEWS.id|Memperingati Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Garut…

2 hari ago

BPJS PBI Garut Masih Digodok, Dinsos Pastikan Warga yang Butuh Tetap Difasilitasi

KILASGARUTNEWS.id|Kabar soal masyarakat yang berada di luar desil 1 sampai 5 tidak lagi mendapatkan pelayanan…

3 hari ago

222 Tablet Obat Keras Diamankan di Malangbong, Polisi Bekuk Pria 33 Tahun

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Narkoba Polres Garut mengungkap dugaan tindak pidana di bidang kesehatan berupa peredaran sediaan…

3 hari ago

HPSI Gadjah Putih Berduka, Hj. Komariah Sosok Keluarga Pendiri Telah Tiada

KILASGARUTNEWS.i|Kabar duka menyelimuti keluarga besar Himpunan Pencak Silat Indonesia (HPSI) Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka…

4 hari ago