KILASGARUTNEWS.id|Di tengah timbunan tanah, cuaca yang tak menentu, dan medan ekstrem di kaki Gunung Burangrang, TNI dan Polri tampil sebagai garda terdepan dalam operasi kemanusiaan pencarian korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Sejak hari pertama bencana, personel TNI–Polri berjibaku siang dan malam, menyusuri material longsoran dengan peralatan manual hingga alat berat, demi menyelamatkan warga yang masih tertimbun. Hingga Jumat (30/1/2026) pukul 10.00 WIB, operasi pencarian masih terus berlangsung tanpa henti.
Sebanyak 3.349 personel gabungan diterjunkan dalam misi kemanusiaan ini, dengan TNI dan Polri menjadi tulang punggung operasi lapangan, didukung Basarnas, BPBD, serta ribuan relawan. Tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, operasi juga diperkuat teknologi mutakhir seperti helikopter, drone thermal/UAV, hingga komunikasi satelit Starlink.
Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah, S.A.P., M.Tr.(Han)., M.I.Pol., menegaskan bahwa keberadaan TNI di lokasi bencana merupakan wujud nyata kehadiran negara di saat rakyat membutuhkan.
“Personel kami bekerja dengan semangat kemanusiaan, mengutamakan keselamatan korban dan juga anggota di lapangan. Sinergi TNI–Polri dan seluruh unsur menjadi kekuatan utama dalam operasi ini,” tegasnya.
Di medan yang rawan longsor susulan, anggota TNI–Polri tetap bertahan di garis depan, membantu evakuasi korban, mendirikan pos pengungsian, menyalurkan logistik, hingga memberikan pengamanan agar proses evakuasi berjalan aman dan tertib.
Berdasarkan data sementara, bencana ini telah menimbun 30 rumah, memaksa 942 warga mengungsi, serta menyebabkan puluhan korban jiwa. Di balik angka-angka itu, tersimpan kisah perjuangan aparat yang mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatan diri demi menyelamatkan sesama.
Kolonel Mahmuddin menegaskan bahwa TNI–Polri tidak akan mundur sebelum tugas kemanusiaan ini tuntas.
“Kami akan terus berada di lapangan sampai seluruh korban ditemukan dan situasi benar-benar aman,” pungkasnya.
Operasi di Burangrang menjadi potret dedikasi, keberanian, dan soliditas TNI–Polri, yang kembali membuktikan diri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di saat bencana melanda.
(dk/Pendam III/Siliwangi)
KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polres Garut meningkatkan intensitas patroli malam…
KILASGARUTNEWS.id|Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut…
KILASGARIUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melepas kontingen atlet Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar)…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Hewan dan Pasar Andir di…
KILASGARUTNEWS.id|Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut kembali membuktikan fleksibilitas serta komitmennya dalam mempercepat…
KILASGARUTNEWS.id|Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video sosok “pocong jadi-jadian” yang diduga sengaja digunakan untuk…