Redaksi Kilas

Sekda Garut Berharap Pengalaman Mahasiswa IPDN Jadi Starting Point Bagi Pemkab Dalam Melayani Masyarakat

KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, mengungkapkan, apa yang telah ditemukan oleh mahasiswa IPDN dalam Bhakti Karya Praja dapat menjadi starting point bagi pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Sehingga itu dijadikan starting point dalam memberikan treatment kepada masyarakat, termasuk kedalamnya bagaimana treatment di kondisi itu,” tutur Nurdin Yana, dalam acara Penutupan Bhakti Karya Praja Satuan Praja Utama Angkatan XXX Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Akademik 2022-2023, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (30/11/2022).

Sekda Garut mengungkapkan pula, pihaknya telah melihat, memperhatikan, serta menganalisis apa yang telah disampaikan oleh perwakilan mahasiswa IPDN, terkait apa yang ditemukan oleh para mahasiswa di lapangan ketika melakukan Bhakti Karya Praja.

“Sehingga pun saya kira treatment lain dari luar, yang memberikan satu bentuk charge kepada mereka, maka kehadiran adek-adek ini itu sangat-sangat kami harapkan dan mudah-mudahan juga (bermanfaat),” ucap Sekda Garut.

Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada mahasiswa IPDN yang telah melaksanakan Bhakti Karya Praja di Kabupaten.
 
“Saya ingin ucapkan terimakasih atas semuanya dan ini adalah catatan kami untuk mencoba memberikan treatment menutupi apa yang sudah dilaporkan adek-adek sekalian,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I IPDN Bidang Akademik, Dr. Deti Mulyati menyampaikan, rasa terimakasihnya kepada pemerintah setempat yang telah menerima serta memfasilitasi kegiatan Bhakti Karya Praja ini.

Ia menyampaikan, dalam pelaksanaan Bhakti Karya Praja yang dilaksanakan dalam 10 hari ini telah digelar beberapa kegiatan, namun belum seluruhnya dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu.

“Artinya ini masih perlu kegiatan yang berkesinambungan, apakah itu bisa dilaksanakan oleh pemerintah desa, kelurahan, dan seterusnya, ataupun suatu saat nanti mungkin dilanjutkan oleh praja praja pada saat kegiatan Bhakti Karya Praja yang akan datang,” tandasnya.

Pelaksanaan Bhakti Karya Praja di Kabupaten Garut sendiri melibatkan sebanyak 483 praja, terdiri dari 310 praja putra dan 173 praja putri, dilaksanakan di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kadungora, Leles, Tarogong Kaler, dan Tarogong Kidul.(red).

Kilas Garut News

Recent Posts

BPJS PBI Dinonaktifkan? Dinsos Garut Buka Peluang Pendaftaran Kembali, TKSK Turun Verifikasi

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan sosial dan kesehatan secara adil,…

5 jam ago

Ops Cipkon di Leles, Satresnarkoba Polres Garut Sita 28 Botol Miras, Diduga Dijual Lewat COD

KILASGARUTNEWS.id|Peredaran minuman beralkohol tanpa izin kembali menjadi perhatian jajaran Polres Garut. Kali ini, Satuan Reserse…

6 jam ago

Cegah Banjir dan Bangun Kepedulian Lingkungan, Polres Garut Bersama Warga Gelar Aksi Green Policing di Suci Kaler

KILASGARUTNEWS.id|Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan imbauan. Dibutuhkan aksi nyata dan kebersamaan. Semangat…

7 jam ago

Tragedi Berdarah di Mekarsari Cibalong, Pemuda 21 Tahun Meregang Nyawa

KILASGARUTNEWS.id|Peristiwa berdarah mengguncang warga Kampung Sindangsari RT 003 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten…

23 jam ago

Blanko E-KTP Aman, Camat Cibalong Pastikan Informasi Sampai hingga Tingkat RT/RW

KILASGARUTNEWS.id|Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Salah satunya melalui…

24 jam ago

Pupuk Sulit Dicari saat Musim Tanam, Petani Cibalong Menanti Respons Pemerintah

KILASGARUTNEWS.id|Memasuki musim hujan, para petani di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, justru dihadapkan pada…

2 hari ago