Kilas Garut News- Polsek Banyuresmi melaksanakan kegiatan pendataan dan memberikan himbauan antisipasi terkait PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) terhadap hewan ternak di Wilayah Hukum Polsek Banyuresmi Kampung Ngompod RT 03/04 Desa Pamekarsari Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut pada hari Senin (29/8/2022) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Banyuresmi Bripka Cecep Syarifudin serta memberikan himbauan kepada pemilik peternakan Bapak Ayi dengan memiliki 9 ekor domba.
Dalam kegiatan pendataan dan pemberian himbauan antisipasi terkait PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dilaksanakan patroli antisipasi maraknya PMK, serta menghimbau agar peternak segera melaporkan ke pihak terkait apabila ada hewan ternak yang terkena PMK khususnya Sapi, Domba, dan Kambing.
“Alhamdulillah sampai sekarang tidak ditemukan adanya hewan ternak yang terkena wabah PMK, ini akan dilakukan penyemprotan hewan ternak setiap 3 hari sekali, kami akan menghimbau terus terkait adanya PMK ini” ungkap personel Polsek Banyuresmi Bripka Cecep Syarifudin.
Sampai dengan selesainya kegiatan dapat berjalan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).
KILASGARUTNEWS.id|Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat, Deden Kurnia, S.Pd melontarkan pernyataan tegas…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Garut Tahun…
KILASGARUTNEWS.id|Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Kabupaten Garut melontarkan kritik keras terhadap anggaran kegiatan “Gebyar…
KILASGARUTNEWS.id|Warga Kecamatan Malangbong digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di tepi Sungai Cipedes, Kampung Karamat…
KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Polsek Cikajang berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penculikan dan…
KILASGARUTNEWS.id|Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang,…