Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG) mengadakan acara silaturahmi budaya dengan tema "Mapag Garut Balik Ka Jati Diri na". Acara tersebut dilaksanakan di area wisata Kampung Bareto kecamatan Cisurupan Garut,pada Kamis malam (13/2/2025) .
KILASGARUTNEWS.id|Pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG) mengadakan acara silaturahmi budaya dengan tema “Mapag Garut Balik Ka Jati Diri na”. Acara tersebut dilaksanakan di area wisata Kampung Bareto kecamatan Cisurupan Garut, pada Kamis malam (13/2/2025).
Demi meriahnya acara tersebut pengurus DAKG juga melangsungkan acara potong tumpeng yang diawali dengan sajian beberapa tampilan menarik berupa, tari – tarian yang diiringi alat musik tradisional, berbudaya masyarakat adat kabupaten Garut.
Demikian hal itu diungkapkan Ketua Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG), Cepi Kusuma, S.Pd (Abah Cepi) kepada awak media pada Sabtu 15 Februari 2025.
“Alhamdulillah rangkaian demi rangkaian acara saat itu berlangsung lancar dan sukses”ucapnya.
Tentu Kami atas nama pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut sangat apresiasi, dan mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir pada kesempatan acara silaturahmi budaya yang digelar pada, Kamis malam (13/02).”tambahnya.
Dalam kegiatan ini kami berdiskusi bersama masyarakat adat serta membahas dan memaparkan terkait sejarah kigarut (kakarut). Awal sejarah Garut dari masa ke masa diantaranya, ada ngawiwitan atau pangistrenan. Pangistrenan adalah tangkal kayu wangi yang merupakan sebagai identitas kabupaten Garut pada sebelumnya.
“Masyarakat Adat adalah Kelompok sosial yang memiliki asal usul leluhur diantaranya, adat istiadat,hukum,dan wilayah adat yang diwariskan secara turun temurun, hingga sampai sekarang masih dipertahankan di kehidupan sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945 Pasal 18 B ayat (2”katanya.
Artinya, negara mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat berikut hak – haknya.
Lebih lanjut Abah Cepi menjelaskan, Dewan Adat Kabupaten Garut adalah sebagai lembaga yang berperan diantaranya, menjaga,mengembangkan dan, menegakan adat istiadat pada komunitas atau daerah.
Menurut Abah Cepi maka,perlu membuat sebuah diskusi budaya untuk penguatan terhadap sebuah sistem adat yang sudah berkembang.
Oleh karena itu maka, kami pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut senantiasa saat itu mengundang para ibu dan bapak, saudara,budayawan,dan para tokoh untuk hadir dalam acara silaturahmi budaya tersebut.”tuturnya.
Didalam kegiatan atau acara silaturahmi budaya saat itu,sambung Abah Cepi memaparkan,DAKG juga mengadakan acara pengukuhan yaitu,ada sebanyak 23 lembaga dari lembaga adat desa.
Lembaga adat desa itu merupakan sebagai motor diantaranya, untuk pemahaman kebudayaan, memelihara situs cagar budaya,dan untuk meningkatkan nilai – nilai dari tradisi yang salah satunya, kesenian, dan kebudayaan di setiap desa.Maka dengan hal itu akan tercipta ekonomi kreatif.
Adapun hal terpenting dalam pembentukan identitas Garut secara keseluruhan akan tercapai dalam waktu yang tidak lama.
“Kami selaku pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut tentu kami memiliki target bahwa, di setiap desa masing – masing ada lembaga adat desa, insyaallah dalam waktu dekat ini kami juga akan mengukuhkan kembali yaitu sebanyak 67 lembaga adat desa yang ada di kabupaten Garut”‘pungkasnya.
(Agus)
KILASGARUTNEWS.id|Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 telah resmi ditutup…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tingkat Kabupaten…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi pembangunan di Kabupaten Garut tidak hanya berfokus…
KILASGARUTNEWS.id|Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut mengakibatkan luapan saluran irigasi hingga menyebabkan banjir di Kampung…
KILASGARUTNEWS.id|Semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Bungbulang Polres Garut melalui…
KILASGARUTNEWS.id|Polsek Cibatu Polres Garut mengambil langkah tegas namun humanis dengan melakukan musyawarah dan pembinaan terhadap…