KILASGARUTNEWS.id|Bertempat diruang aula Setda,jalan Pembangunan Garut ,Pemkab Garut menggelar Rapat dalam rangka mendengar Pendapat tentang penamaan jalan baru di wilayah Kabupaten Garut.
Menurut Bambang Hafidz selaku Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Garut, ia menerangkan, kegiatan rapat hari ini adalah mencakup sosialisasi diantaranya, kepada para camat dan kepala desa yang berada di wilayah yang akan terdampak pada penamaan jalan.
Jadi kita melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada para camat dan kepala desa kaitan dengan penamaan jalan baru sebanyak 27 ruas jalan yang mengalami penamaan baru, bukan perubahan ya, penamaan jalan baru yang nanti akan ditetapkan oleh Bupati,”terang Bambang usai rapat,Selasa (07/11/2023)
Sebagimana diketahui, ketentuan Pasal 12 Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Nama Jalan dan Sarana Umum, bahwa Bupati dalam menetapkan nama atau perubahan nama jalan dan sarana umum harus memperhatikan saran dan pendapat para pemangku kepentingan.
Lanjut dikatakan Bambang, rapat ini bertujuan agar para camat dan kepala desa dapat memahami proses penamaan jalan di daerahnya bahwa, rencana penamaan jalan ini akan diresmikan pada tanggal 10 November mendatang.
“Ya hasil dari sini para camat dan kepala desa diharapkan dapat mensosialisasikan kembali kepada masyarakat, dari berbagai unsur, unsur sebelumnya sudah dilakukan,” ujar Bambang
Diketahui kegiatan rapat ini dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Garut, para Asisten Setda Kabupaten Garut, kepala SKPD terkait, dan 19 camat beserta para lurah ,kepala desa yang berada pada wilayah penamaan jalan.
Sementara itu ,Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Asep Jaelani, turut menyampaikan bahwa 27 ruas jalan di Kabupaten Garut akan diberi nama tokoh-tokoh pendidikan, pahlawan, dan ulama yang berjasa di Kabupaten Garut.
“Kita harapkan dengan adanya sosialisasi ini masyarakat bisa mengetahui memahami bahwa Garut memiliki 27 penamaan jalan yang baru, sehingga mereka sudah tidak asing lagi yang dulunya jalan tidak punya nama sekarang ada namanya sendiri,”jelas Asep.
(Agus*).
KILASGARUTNEWS.id|Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Kabupaten Garut melontarkan kritik keras terhadap anggaran kegiatan “Gebyar…
KILASGARUTNEWS.id|Warga Kecamatan Malangbong digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di tepi Sungai Cipedes, Kampung Karamat…
KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Polsek Cikajang berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penculikan dan…
KILASGARUTNEWS.id|Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang,…
KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat…
KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di ruang digital untuk menjawab persepsi…