Redaksi Kilas

Miris! Warga Garut Tanpa Tempat Tinggal Terpaksa Bertahan di Kontrakan Swadaya, Harapan Tertuju ke Dinas Sosial

KILASGARUTNEWS.id|Potret pilu kembali terjadi di Kabupaten Garut. Seorang warga terlantar yang tidak memiliki tempat tinggal dan keluarga kini harus bertahan hidup di sebuah rumah kontrakan hasil swadaya warga dan pemerintah desa.
Kondisi ini menggugah keprihatinan masyarakat sekitar yang berharap adanya perhatian serius dari Dinas Sosial Kabupaten Garut.

Warga tersebut diketahui bernama Deni Supriadi (50), saat ini tinggal seorang diri di Kp. Grilya Safira RW 12, Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia tidak memiliki pekerjaan tetap, tidak memiliki rumah layak huni, serta tengah menderita sakit urat kejepit yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Keberadaan Deni di rumah kontrakan tersebut merupakan hasil kepedulian dan gotong royong warga RW 12 bersama pemerintah desa.

Tanpa swadaya masyarakat, Deni terancam tidak memiliki tempat berlindung sama sekali.

Ironisnya, hingga saat ini Deni juga belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Menurut keterangan pihak RW, status desil bantuan sosial milik yang bersangkutan belum diperbarui, sehingga menghambat akses terhadap layanan kesehatan dan bantuan sosial lainnya.

Ketua RW 12, Jujun, saat ditemui pada Minggu (18/01/2026) menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui Dinas Sosial segera turun tangan.

“Kami berharap Dinas Sosial Kabupaten Garut bisa menerima dan menangani warga kami ini. Kondisinya sakit dan tidak memiliki siapa-siapa. Kami ingin beliau bisa dirawat dan mendapatkan pengobatan lanjutan di rumah sakit,” ujar Jujun.

Ia juga menegaskan bahwa warga sekitar telah berupaya semaksimal mungkin membantu, namun keterbatasan membuat peran pemerintah sangat dibutuhkan.

“Semoga beliau bisa mendapatkan perawatan, pelayanan kesehatan, makanan, serta tempat tinggal yang layak. Kami sangat berharap ada solusi nyata,” pungkasnya.

Kondisi ini menjadi cermin bahwa masih ada warga Garut yang luput dari sistem perlindungan sosial. Harapan besar kini tertuju kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut agar segera hadir dan memberikan penanganan yang manusiawi dan berkeadilan bagi warga terlantar tersebut.

(wan)

Kilas Garut News

Recent Posts

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, membuka kegiatan GEN Z…

22 jam ago

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Garut,…

22 jam ago

Polres Garut Ungkap Dua Kasus Curanmor, Pelaku Manfaatkan Modus Ritual Keagamaan

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut melalui Unit III Pidum yang tergabung dalam Tim Sancang…

2 hari ago

Long Weekend, Polsek Cisurupan Intensifkan Patroli di Gunung Papandayan, Ribuan Wisatawan Dapat Pengamanan

KILASGARUTNEWS.id|Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur panjang (long weekend), Polsek Cisurupan meningkatkan pengamanan di kawasan…

2 hari ago

Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat

KILASGARUTNEWS.id|Pimpinan Cabang Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PC SEPMI) Kabupaten Garut masa jihad 2025-2027 resmi dilantik…

3 hari ago

Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan Baras, secara resmi membuka Sosialisasi Sertifikasi…

3 hari ago