Kadiv Frendatim KPU Garut, Yusuf Abdulah, (Foto:Istimewa)
KILASGARUTNEWS.id|Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menggelar acara Rapat Koordinasi (Rakor) dengan seluruh instansi terkait Pilkada tersebut yang bertempat di Villa Hotel Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada. Jum’at (21/06/2024).
Terkait kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut, menurut kepala divisi dari salah satu komisioner KPU Kabupaten Garut, Yusuf Abdulah mengatakan, hari ini
pihaknya mengadakan rapat koordinasi dengan instansi-instansi terkait. Khusus tentang data pemilih untuk di Pilkada tahun 2024.” Kata Yusuf kepada wartawan usai melaksanakan Rakor tersebut. Jumat (21/06/2024).
“Kita tadi sudah melakukan beberapa diskusi juga baik dengan instansi vertikal, TNI, Polri, Kejaksaan, Disdukcapil, dan dinas-dinas lainnya terkait juga Kesbangpol,’ujarnya.
Yusuf lanjut memaparkan, pada intinya tadi diskusi bahwa untuk kali ini kita harus memaksimalkan titik lokasi khusus (loksus)yang memang pada saat pemilu tidak ada atau pada saat pemilu itu tidak maksimal dan kita maksimalkan di Pilkada kali ini.
Mengenai TPS, Yusuf menuturkan, untuk TPS di Pilkada kali ini kita berkurang 45 % karena jumlah TPS nya bertambah juga, kalau kemarin saat pemilu jumlahnya 300 dan untuk TPS pilkada maksimalnya 600.
Terkait titik loksus, lanjut Yusuf menuturkan, kalau titik loksus yang diundang diantaranya,dari lapas,Rutan,Rumah Sakit,dan nanti juga kita akan melakukan koordinasi juga dengan beberapa titik pesantren yang kalau pada saat nanti pada 27 November di pesantren itu diliburkan tapi tidak diperbolehkan pulang nah kita akan adakan juga TPS di sana.
“Kalau mengenai diperkiraan titik loksus itu kita belum tahu ya, karena untuk datanya juga kita kan sekarang tanggal 24 Juni ini kita mulai Coklit. Nah jadi kita coklit dulu dan setelah coklit lalu ada tahapan – tahapan yang dimana ketika loksus nanti sudah jelas DPTB yang berpindah pemilihnya itu ada berapa?.”
Soal anggaran pilkada, Yusuf mengatakan secara keseluruhan bahwa anggaran keseluruhan itu adalah ada sekitar Rp 69 miliar,”ungakapnya.
“Dengan digelarnya acara Rakor ini Yusuf berharap, bisa memaksimalkan untuk pemilih nanti, mudah-mudahan juga hak pilih warga masyarakat kabupaten Garut tidak ada yang terlewat satupun, dan kita juga bisa memaksimalkan hak pilih secara keseluruhan warga Garut,”pungkasnya.(Agus*).
KILASGARUTNEWS.id|Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat, Deden Kurnia, S.Pd melontarkan pernyataan tegas…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Garut Tahun…
KILASGARUTNEWS.id|Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Kabupaten Garut melontarkan kritik keras terhadap anggaran kegiatan “Gebyar…
KILASGARUTNEWS.id|Warga Kecamatan Malangbong digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di tepi Sungai Cipedes, Kampung Karamat…
KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Polsek Cikajang berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penculikan dan…
KILASGARUTNEWS.id|Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang,…