Redaksi Kilas

Ketua IMG : 5 Kriteria Penting Untuk Pejabat Sementara (PJs) Bupati Garut Sekarang Ini

KILASGARUTNEWS.id|Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 mendatang menjadi perhatian serius, terutama dalam konteks kepemimpinan daerah. Sebanyak 170 Kepala Daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten telah menjabat sejak terpilih pada Pilkada tahun 2018. Dengan berakhirnya masa jabatan mereka pada tahun 2023, posisi kepala daerah akan diisi oleh Pejabat (PJ) atau Pejabat sementara (Pjs) sesuai dengan Pasal 210 ayat 11 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Pasal tersebut mengatur bahwa PJ bagi bupati/walikota harus memiliki jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), yang meliputi berbagai jabatan seperti Direktur, Kepala Biro, Asisten Deputi, Sekretaris Direktorat Jenderal, dan lainnya sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ketua Ikatan Mahasiswa Garut (IMG), Jamjam Purnama, menekankan pentingnya penentuan PJ Bupati Garut yang tepat. Keputusan ini akan berdampak besar pada penyelenggaraan pemerintahan selama kurang lebih satu tahun anggaran, terutama mengingat berbagai masalah yang mungkin timbul pada tahun 2024 terkait dengan anggaran Kabupaten Garut yang diprediksi akan mengalami kesulitan keuangan.

IMG meminta agar penentuan PJ Bupati Garut memenuhi beberapa kriteria penting, antara lain:

1. Bebas dari Konflik Kepentingan:
PJ Bupati Garut harus bebas dari konflik kepentingan, terutama yang terkait dengan pengaruh politik atau balas jasa kepada bupati dan kelompok-kelompok tertentu.

2. Kemampuan untuk Mengatasi Kesulitan Pemda Garut:
PJ harus memiliki kemampuan untuk mengatasi kesulitan keuangan yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah Garut.

3. Kompetensi dalam Membangun Hubungan:
PJ harus mampu membangun hubungan yang baik dengan pemerintah tingkat atas dan memiliki kewibawaan dalam menjalankan tugas guna memastikan efektivitas dan produktivitas penyelenggaraan pemerintahan.

4. Integritas dan Netralitas:

PJ harus memiliki integritas, kapabilitas, dan akseptabilitas. Mereka juga tidak boleh terkooptasi atau berafiliasi dengan kelompok atau organisasi di luar pemerintahan yang dapat mempengaruhi kebijakan.

5. Pemahaman terhadap Budaya Lokal:

PJ harus memahami budaya sosial dan budaya masyarakat Garut serta menjaga netralitas dalam hal politik untuk menjaga stabilitas demokrasi di Kabupaten Garut.

(Deden Kurnia*).

Kilas Garut News

Recent Posts

Pendopo Garut Jadi Panggung Inspirasi, Bima Arya dan Bupati Syakur Bahas Kepemimpinan Berbasis Rakyat

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan bedah buku karya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)…

9 jam ago

Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler

KILASGARUTNEWS.id|Polsek Tarogong Kaler Polres Garut bergerak cepat merespons laporan terkait adanya aksi pengendara sepeda motor…

9 jam ago

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin rapat ekspose mengenai potensi penarikan retribusi parkir Tahun Anggaran…

2 hari ago

Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut menggelar Upacara Pemberian Penghargaan kepada personel berprestasi dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi…

2 hari ago

Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya percepatan dan optimalisasi penyerapan anggaran oleh Satuan Kerja…

2 hari ago

360 Mahasiswa PPG UPI Siap Mengabdi di Garut, Bupati Targetkan Lompatan Mutu Pendidikan

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Mahasiswa Pendidikan…

2 hari ago