Redaksi Kilas

Ketua BEM IPI Garut : 3 Syarat Untuk PJ Bupati Garut Harus Memahami Ini !

KILASGARUTNEWS.id|Ahmad Sofwan selaku Ketua BEM KBM IPI menyampaikan pernyataan sikap terkait sejumlah pekerjaan bupati yang masih belum terselesaikan di Kabupaten Garut serta masih terdapat permasalahan serius yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut, terutama terkait kemiskinan ekstrem, tata kelola pemerintahan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah.

Kepada Kilas Garut News.id, dirinya mengaku untuk tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut masih menjadi kenyataan yang memprihatinkan. Banyak lapisan masyarakat yang belum merasakan dampak pembangunan secara merata. Kami menilai perlu adanya langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang masih hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Kamis (30/11/2023).

“Angka kemiskinan di kabupaten garut masih memprihatinkan, serta harus ada langkah-langkah konkret dalam peningkatan kualitas hidup”tutur Ahmad.

Dirinya juga menilai sistem tata kelola pemerintahan di kabupaten garut perlu ada keberlanjutan. Karena masih terdapat kendala-kendala transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam pengelolaan administrasi pemerintahan.

“Kami mendesak agar perbaikan tata kelola pemerintahan menjadi prioritas utama guna menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik-praktik yang tidak sehat”ungkapnya.

Bukan hanya itu saja, kata dia untuk IPM saat ini yang masih rendah menjadi cerminan kondisi kesejahteraan masyarakat Garut. Diperlukan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pendidikan, akses pelayanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur agar dapat meraih peningkatan signifikan dalam IPM. Upaya konkret dan terukur perlu diambil untuk memperbaiki indikator-indikator yang masih di bawah standar.

Menghadapi pemilihan PJ Bupati Kabupaten Garut, kami BEM KBM IPI mendesak siapapun calon yang akan menjabat agar memahami dan mengambil langkah-langkah nyata dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dengan mengembangkan program pemberdayaan ekonomi yang inklusif.

“Tentunya harus bisa meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan efektif serta mengutamakan peningkatan kualitas pendidikan, akses kesehatan, dan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan IPM secara signifikan”pungkas Ahmad. (Deden Kurnia*).

Kilas Garut News

Recent Posts

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut resmi menahan seorang pria berinisial A (61), warga…

3 jam ago

Kadispora Garut Resmi Tutup Kejurda Bola Voli U-18 Se-Jawa Barat, Cetak Bibit Atlet Muda Berprestasi

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah…

5 jam ago

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial

KILASGARUTNEWS.id|Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad)…

13 jam ago

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana menyusul meluasnya dampak bencana yang menerjang…

1 hari ago

Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya

KILASGARUTNEWS.id|Dalam upaya mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI dan insan media, jajaran Kodim 0611…

1 hari ago

Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur

KILASGARUTNEWS.id|Di balik keterbatasan yang di jalani sejak lahir, harapan itu akhirnya datang untuk Dewi Sinta,…

1 hari ago