Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo, S.H, M.M, mengkonfirmasi jika mayat tersebut adalah "AG" alias Jagan (13) siswa kelas 1 SMP warga Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut.
KILASGARUTNEWS.id|Pada hari Jum’at tanggal 03 November 2023 sekitar pukul 09.30, Polsek Leuwigoong Polres Garut menerima laporan terkait penemuan mayat.
Mayat tersebut ditemukan oleh warga sekitar yang sedang berburu di Sungai Cimanuk Leuwiharus Kp. Babakan Serang Desa Cibiuk Kaler Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut.
Menindaklanjuti hal tersebut Polsek Leuwigoong berkoordinasi dengan Polsek Cibiuk dan Sat Reskrim Polres Garut untuk melakukan olah tkp penemuan mayat tersebut.
Setibanya di lokasi anggota Sat Reskrim Polres Garut bersama anggota Polsek Leuwigoong dan Polsek Cibiuk melakukan olah tkp. Anggota menemukan mayat dengan kondisi muka hancur, anggota badan seperti tangan kaki dan yang lainnya utuh, mayat memiliki ciri-ciri mengenakan celana (boxer) warna coklat muda, mengenakan gelang warna hitam pada lengan kanannya serta mengenakan tali gelang pada kedua kakinya.
Dari ciri-ciri tersebut Sat Reskrim Polres Garut dan Polsek Leuwigoong menemukan fakta jika penemuan mayat tersebut adalah orang hilang yang sedang dalam pencarian.
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo, S.H, M.M, mengkonfirmasi jika mayat tersebut adalah “AG” alias Jagan (13) siswa kelas 1 SMP warga Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut.
Pada hari Senin tanggal 30 November 2023 sekitar pukul 14.00 WIB, “AG” (13) bersama kedua temannya hendak bermaIn volly ke lapangan, sebelumnya mereka berbelanja makanan ringan ke warung Isna dan melanjutkan bermain. Menurut keterangan saksi dirinya pulang terlebih dahulu namun korban “AG” (13) bersama satu temannya masih bermain namun korban tidak kembali ke rumah sejak saat itu.
Kemudian mayat dievakuasi oleh Sat Reskrim Polres Garut dan dibawa ke RSUD dr. Slamet Garut. Atas permintaan pihak keluarga orang hilang ingin mayat tersebut di autopsi anggota Sat Reskrim Polres Garut membawa mayat tersebut ke RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi.
Setelah hasil autopsi keluar, Kapolres Garut mengkonfirmasi jika mayat tersebut adalah benar “AG” (13) yang sudah hilang sejak tanggal 30 November 2023 lalu.
“Dari hasil autopsi ditemukan beberapa bukti bahwa korban mengalami penganiayaan berat yang diduga diakibatkan oleh sikap bullying/perundungan.” Imbuh Yonky.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, saya turut berduka cita atas kehilangan anak/sanak saudara dari pihak keluarga. Saya berjanji akan menangkap pelaku dan mengusut kasus ini hingga tuntas.” Pungkasnya.
(Deden Kurnia*).
KILASGARUTNEWS.id|Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat, Deden Kurnia, S.Pd melontarkan pernyataan tegas…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Garut Tahun…
KILASGARUTNEWS.id|Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Kabupaten Garut melontarkan kritik keras terhadap anggaran kegiatan “Gebyar…
KILASGARUTNEWS.id|Warga Kecamatan Malangbong digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di tepi Sungai Cipedes, Kampung Karamat…
KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Polsek Cikajang berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penculikan dan…
KILASGARUTNEWS.id|Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang,…