Foto : Pj Bupati Garut Barnas Adjidin saat hadiri rapat bersama KONI
KILASGARUTNEWS.id|Sebentar lagi kabupaten Garut akan menyelenggarakan PORKAB tahun 2024,demikian hal ini terungkap dalam pertemuan rapat antara jajaran KONI serta panpel dengan Pejabat bupati Garut disalah satu rumah makan wilayah kecamatan Tarogong Kaler, bahas tentang rencana penyelenggaraan PORKAB yang beberapa waktu lagi akan segera digelar.
Pejabat Bupati Garut,Barnas Adjidin mengatakan, dengan adanya penyelenggaraan PORKAB tersebut tertentu ini harus didukung oleh semua lapisan, baik pemerintah, masyarakat dan tokoh-tokoh.
Oleh karena itu,ujar Barnas menuturkan ,kami dengan KONI kabupaten Garut tengah mempersiapkan segala sesuatunya agar dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar.”tandasnya kepada Wartawan di RM Pujasega, jalan Raya Bandung -Garut, kecamatan Tarogong Kaler, Garut. Selasa (18/6/2024).
Lanjut Barnas berpesan, yang pertama saya titipkan fair play, kedua di dalam kegiatan itu kondusif, karena ada beberapa cabang olahraga yang memang punya animo besar. Oleh karena itu perlu ada pengamanan juga.
“Nah tentu sekarang di dalam penyiapan itu kita peserta-peserta yang sudah terdata kemudian venue diperiksa lagi jangan sampai nanti pas pelaksanaan lampunya tidak jalan sehingga tidak bisa berjalan dengan rencana,”tutur Barnas.
Lalu kedua, perlu ada ini apa namanya saluran informasi yang terus agar masyarakat tahu ada PORKAB. Termasuk ada baligo, dan mungkin bender-bender yang mengatakan bahwa PORKAB sedang berjalan. Kemudian saya juga nanti akan membuat edaran kepada masyarakat untuk bisa mengikuti dan menonton perlombaan-perlombaan.
Dan sekaligus juga, saya instruksikan pada Kadispora kabupaten Garut, ini sebagai ajang juga untuk melihat kehandalan daripada venue-venue yang ada. Jadi kalau ada kekurangan nanti yang harus dilakukan ke depan, sehingga kedepan prestasi olahraga kita semakin meningkat. Ini harus dilakukan koordinasi dengan juga pihak aparat TNI polri agar aman nyaman dalam penyelenggaraan.
Termasuk nanti saya harapkan di setiap venue itu ada fasilitas dokter atau apa, dan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa segera mendapat tindakan di tempat itu dan kita juga akan kerja sama dengan Rumah Sakit yang nanti bisa mengakses apabila ada atlet yang sakit.
Lanjut Barnas menuturkan, saya juga menginginkan ada BPJS ketenagakerjaan agar, apabila ada terjadi Naudzubillahimindzalik,misalkan, ada kecacatan atau meninggal itu bisa dijamin bagi keluarga yang ditinggalkan.”
Terkait dengan anggaran PORKAB, Barnas menyampaikan bahwa ,anggaran kurang, nah tentu harus efektif efisien. Nah tentu kita juga sedang berpikir bagaimana kekurangan itu harus dipenuhi, tapi mungkin dengan kesederhanaan dulu. Tapi kalau ada potensi-potensi kenapa tidak.
Kalau di persentasekan, kata Barnas, cukup banyak. Nanti kita mungkin akan menghitung dulu dari kekurangan-kekurangan yang harus dipenuhi. Jadi jangan sampai kegiatan itu berjalan tapi tidak profesional gitu kira-kira. Ya khususnya di dalam pembukaan, penutupan itu kan besar. Nah itu juga akan kita lihat, dan kita obrolkan dengan kawan-kawan bagaimana antisipasi antisipasinya.
“Yang jelas bahwa, kita dalam mengeluarkan anggaran sesuai dengan aturan, jangan nanti gaduh apabila ada penyelewengan -penyelewengan terhadap anggaran,”tambahnya.
Barnas menghimbau kepada para Camat dan KOK untuk bahu-membahu bagaimana memberikan suporter, yang baik lah, lalu kemudian juga apabila ada potensi-potensi di daerahnya bisa Untuk meringankan beban para atlet.
Misalnya, sambung Barnas, untuk makannya kalau ada yang bisa nyumbang kenapa tidak begitu. Jadi dari oleh dan untuk kita. Karena ini untuk Kabupaten Garut,nah kalau hasilnya nanti ini yang pertama tentu atlet yang menang itu akan kita gembleng untuk PORKAB ,dan nanti apabila ada potensi-potensi yang bisa di kembangkan ke depan itu terus akan kita lihat perkembangan dari atlet yang memang punya potensi untuk dikembangkan gitu.
Ditempat yang sama terkait PORKAB, Ketua Komite Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin mengatakan, nanti kita sampaikan karena kita belum diskusikan, kita nanti sampaikan sepintas nanti bakal detailnya oleh pak ketua Panpel kalau sudah selesai pasti secepatnya.
“Cuman untuk KONI ini masih nunggu, kita sudah eksekusi beberapa cabor sebagian terutama cabor diselenggarakan bulan Juni ini, jadi istilahnya ini dibayarkan sebagian nanti sisanya itu, nanti pada sudah mendekati saja, Abdusy Syakur.
Kaitan dengan kekurangan anggaran untuk PORKAB,Syakur mengatakan,kekurangan anggaran itu ya di semuanya,di KOK juga saya yakin kekurangan sebagai administrasi satu kecamatan kemarin 345 orang, dan cuma 175.000.
“Saya yakin kurang yah, cuman bagaimana mereka menyelesaikannya. Saya kurang tahu persis”ujarnya.
KONI juga punya masalah, cuman kita masih berharap pada waktu kurang lebih sebulan ini kita bisa sekali lagi melakukan efisiensi. Padahal kemarin juga sudah efisiensi lagi -efisiensi lagi nah itu juga mendapatkan tambahan dana, nah tadi ada ide phanrishing tapi belum, tidak jauh secara khusus oleh bapak Bupati tapi akan dicarikan beberapa alternatif.”
Tentang persiapan secara keseluruhan kata Syakur, tidak terganggu karena belum kan, tenang aja masih jalan kita masih berusaha untuk pelaksanaan sesuai dengan jadwal. Kecuali kalau nanti 2 minggu belum ada tambah lagi kita mungkin mulai. Mulai melakukan tindakan-tindakan khusus.
“Mengenai persiapan teknis, menurut Syakur sudah ada 95% ,semua sudah siap termasuk venue venue juga, pokoknya hampir 95% itu sudah siap,”pungkasnya.(Agus*).
KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana menyusul meluasnya dampak bencana yang menerjang…
KILASGARUTNEWS.id|Dalam upaya mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI dan insan media, jajaran Kodim 0611…
KILASGARUTNEWS.id|Di balik keterbatasan yang di jalani sejak lahir, harapan itu akhirnya datang untuk Dewi Sinta,…
KILASGARUTNEWS.id|Satuan Samapta Polres Garut bergerak cepat dalam merespons bencana alam banjir yang melanda wilayah Perumahan…
KILASGARUTNEWS.id|Satreskrim Polres Garut melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melakukan penahanan terhadap seorang tersangka…
KILASGARUTNEWS.id|Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 telah resmi ditutup…