Grand Opening PT. Ultimate Noble Indonesia di Garut, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja - Kilas Garut News

Grand Opening PT. Ultimate Noble Indonesia di Garut, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 4 Maret 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGAFUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mendampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer Gerungan, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam acara Grand Opening PT Ultimate Noble Indonesia di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Senin (3/3/2025).

Acara ini menandai langkah besar dalam upaya mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Garut melalui sektor industri.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer, mengapresiasi kehadiran PT. Ultimate Noble Indonesia yang mampu menyerap hingga 10 ribu tenaga kerja. Menurutnya, hal ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Garut.

“Pertama (harapannya) ada resapan tenaga kerja, meminimalisir pengangguran dan angka kemiskinan itu yang pasti,” ujarnya.

Ia optimistis perusahaan ini akan berjalan stabil dengan dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait. Immanuel juga menegaskan pentingnya menjaga semangat optimisme dalam pembangunan ketenagakerjaan.

“Artinya semangat ini harus kita jaga dong, negara nggak bisa menyampaikan hal-hal yang sifatnya berbasis pesimis,” tegasnya.

Baca Juga :  Kabag Ops Polres Garut Pimpin Da’i Kamtibmas Garut Ikuti Apel Kebangsaan 

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong Pemkab Garut untuk membentuk forum grup manajer HRD guna mempermudah komunikasi serta koordinasi terkait ketenagakerjaan.

Dedi juga mengusulkan sistem data base tenaga kerja, yang mencatat jumlah serta kualifikasi calon tenaga kerja di Kabupaten Garut. Dengan sistem ini, perusahaan dapat merekrut pekerja lebih efisien tanpa proses lamaran kerja yang panjang.

“Masukkan dalam data basenya, di pabrik ini berapa tenaga kerjanya, di kecamatan berapa, di kabupaten berapa. Kemudian sebutkan kualifikasi keahliannya,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa perusahaan sebaiknya mendahulukan pelatihan pekerja dibandingkan pengurusan persyaratan kerja yang seringkali membebani pencari kerja.

“Nah kalau sudah sistemnya bursa kerja dipakai dengan di setiap kabupaten kota, maka tidak usah ada lamaran kerja. Cukup manager HRD mencentang nama-nama itu, kemudian dia memanggilnya untuk interview, kemudian dilatih bekerja,” katanya.

Baca Juga :  27 Kabupaten dan Kota Serentak Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme Salah Satunya Garut

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran PT. Ultimate Noble Indonesia di Kabupaten Garut. Ia berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, sehingga perusahaan dapat beroperasi dengan baik tanpa gangguan eksternal.

“Kami berharap perusahaan bisa bekerja dengan serius tanpa gangguan di luar,” ujar Syakur.

Ia pun menitipkan kepada pemerintahan setempat agar dapat memberikan iklim yang kondusif bagi perusahaan, sehingga perusahaan dapat fokus terhadap pekerjaannya mengingat hal ini akan menentukan daya saing perusahaan.

“Seperti yang disampaikan tadi, adanya beban bagi perusahaan, adanya proposal yang tidak relevan, adanya biaya-biaya yang tidak terkait dengan kegiatan operasi, ini harus dihilangkan,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Garut melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) siap membantu perusahaan dalam mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan melalui aplikasi ketenagakerjaan yang akan dikembangkan.
(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla
Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Berita ini 338 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!