Garut Targetkan Peningkatan MCP, Komitmen Wujudkan Birokrasi Bersih - Kilas Garut News

Garut Targetkan Peningkatan MCP, Komitmen Wujudkan Birokrasi Bersih

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 26 Februari 2025 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut menegaskan komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan menggelar Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring melalui Zoom, Selasa (25/2/2025).

i

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut menegaskan komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan menggelar Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring melalui Zoom, Selasa (25/2/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut menegaskan komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan menggelar Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring melalui Zoom, Selasa (25/2/2025).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, menyampaikan bahwa koordinasi ini melibatkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) guna memperkuat pengawasan dan transparansi anggaran daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengungkapkan bahwa capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Garut tahun 2024 berada di angka 92, menempatkan Garut di peringkat 122 nasional dan peringkat 10 tingkat Jawa Barat.

“Tentunya ini bukan capaian yang memuaskan karena secara peringkat kita masih berada di urutan 122 nasional. Oleh karena itu, perlu ada peningkatan di tahun 2025 agar lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Penerimaan Tamtama Polri Pada Polres Garut

Ia menegaskan bahwa Pemda Garut menargetkan peningkatan nilai MCP menjadi 100% pada tahun 2025, sejalan dengan upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat.

“Salah satu yang mendorong keberhasilan atas pencapaian tersebut adalah terwujudnya birokrasi yang bersih, melayani serta ingin mewujudkan apa yang diharapkan oleh masyarakat,” tuturnya.

Penguatan Inspektorat dan Komitmen Bebas Korupsi

Sementara itu, Plt. Inspektur Inspektorat Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menambahkan bahwa kegiatan MCP bertujuan untuk mengukur Indeks Pemberantasan Korupsi Daerah (IPKD) di Kabupaten Garut.

Menurutnya, nilai MCP Garut pada tahun 2024 semula berada di angka 84, kemudian meningkat menjadi 92 pada tahun 2025.

Natsir menyatakan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kabupaten Garut dalam menindak segala bentuk korupsi, demi mewujudkan wilayah yang bebas dari korupsi dan nepotisme. 

Baca Juga :  Polres Garut Peringati HUT Ke 78 Korps Brimob Polri Di Mako Kompi 1 Yon D Pelopor Satbrimobda Polda Jabar

Ia berharap, Kabupaten Garut menjadi kawasan bebas korupsi dan nepotisme serta bisa meningkatkan IPKD sesuai yang diamanatkan oleh Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut.

“Mudah-mudahan kedepan kesejahteraan di masyarakat Garut lebih sejahtera lagi,” ujarnya.

Koordinasi ini turut dihadiri oleh kepala dinas, KPA, kepala bagian, camat, lurah, serta seluruh pejabat di Kabupaten Garut. Inspektorat Kabupaten Garut sebagai garda terdepan dalam pengawasan internal diharapkan semakin diperkuat untuk menjaga akuntabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Karena ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kabupaten Garut, untuk berusaha dan berkomitmen menyelesaikan atau menindak semua perbuatan khususnya korupsi,” pungkasnya. 

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!