KILASGARUTNEWS | TP PKK tingkat kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota tengah menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) dalam rangka Rakor rutin yang kerap dilaksanakan,dan hari ini digelar di aula kantor kelurahan Ciwalen, jalan Guntur Garut, pada Rabu (21/9/2022) siang.
Dikesempatan Rakor tersebut. Hadir istri Wakil Bupati Garut yang juga selaku Wakil ketua Tim Penggerak (TP – PKK) kabupaten Garut,dr.Hj Hani Budiman.
Diihadapan para kader TP PKK ,dr.hj Hani Budiman menegaskan, Kader itu sebagai garda terdepan yang bergerak di lingkungan posyandu wilayah masing masing. Terutama bagi ibu hamil”.
Terkait dengan kasus HIP Aids di Garut,kata Hani, sekarang kan angkanya banyak ditemukan, jadi bukan kasus -kasus baru, dan yang mengkhawatirkan justru banyak diantaranya, ibu rumah tangga. Bahkan ibu hamil.
Sehingga saya merasa perlu bahwa,hal ini harus ditindaklanjuti oleh kader yang memang kader itu garda terdepan,dan di sana ada diantaranya yaitu, pemeriksaan ibu hamil,penyuluhan, pendampingan kepada ibu hamil, dan kebanyakan para ibu rumah tangga kemudian ibu hamil ini banyak yang tidak mengerti, darimana mereka dapatnya, yang ternyata, kebanyakan terdapat dari suaminya yang memberikan dengan berisiko tinggi.
Artinya apakah mereka para pengguna PSK,pengguna narkoba suntik,dan ada juga yang Lsl yang seksual, dimna dia punya keluarga tapi dia juga melakukan hubungan sexsual dengan sesama laki gitu”.jelasnya.
Lanjutnya,yang kami lakukan sekarang ini pertama memberikan pemahaman dulu kepada kader bahwa,kader harus paham dulu. Kalau pelaksanaan screening itu sudah dilakukan oleh puskesmas yang bekerjasama juga dengan kader di tingkat posyandu. Tapi pemahaman ini yang harus diberikan kepada kader. Jadi kalau kader sudah paham dia akan melakukan perlindungan dan pencegahan di lingkungan wilayahnya masing masing.
“Kalau screening memang sudah kejadian nih dilakukan pemeriksaan kemudian baru ketahuan,ketangkep tapi,kalau ada pencegahan kan berarti kalau ada yang perilaku perilaku yang beresiko itu kan langsung dicegah jangan sampai dia bisa menularkan”
Mengenai keseluruhan angka HIP Aids di kabupaten Garut,menurut Hani angkanya sudah mencapai sekitar 1.300,angka ini adalah penomena gunung es. Jadi yang screening saja atau yang ke diteks oleh pemeriksaan screening. Tapi dibawahnya lebih banyak sebetulnya, apakah itu karena dia masih masa inkubasi, jadi memang dia belum menimbulkan rasa sakit,itu yang pertama”lanjutnya
Yang kedua memang tidak terditeks,dan tidak terditeks itu karena tidak diperiksa makanya ini fungsi dari kader posyandu inilah yang harus bisa memberikan pemeriksaan terutama di kader posyandu sebagai garda terdepan”pungkasnya
Selain dr hj Hani Budiman,dalam kesempatan acara Rakor Rutin turut hadir,Kapus PKM Guntur,Ketua TP PKK tingkat Kecamatan Garut kota,Dewan Pembina PKK (Lurah Ciwalen) Cecep Nurdiansyah,ketua TP PKK kelurahan Ciwalen,KPA Kabupaten Garut,dan para anggota kader posyandu TP PKK tingkat kelurahan Ciwalen lainnya.(Agus*).
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi menerima kunjungan kehormatan dari Bupati Sumedang, Dony Ahmad…
KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Polsek Tarogong Kidul Polres Garut berhasil mengamankan seorang pria berinisial A.J. (30), yang diduga…
KILASGARUTNEWS.id|Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Resimen…
KILASGARUTNEWS..id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan Tes Fisik dan Tes Kesehatan…
KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui berbagai inovasi di bidang…
KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Narkoba Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal. Seorang pria…