Wisata

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pungutan liar (pungli) yang dikeluhkan wisatawan di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang.

Kasus ini mencuat setelah viralnya video di media sosial yang memperlihatkan keluhan pengunjung terkait tarif masuk yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan resmi.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin kepada sejumlah awak media, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan. Jum’at (27/3/2026).

“Ada dugaan pungli di pintu masuk Sayang Heulang. Kami sudah turunkan tim, termasuk Tim Sancang yang bergabung dengan Polsek setempat,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan adanya praktik mencurigakan di lapangan. Sejumlah oknum diduga meminta uang terlebih dahulu kepada wisatawan sebelum memberikan tiket resmi di pintu masuk.

Salah satu saksi bahkan telah dimintai keterangan dan mengakui adanya pungutan sebesar Rp 40 ribu kepada pengunjung.

“Modusnya meminta uang lebih dulu, kemudian tiket diambil di pos masuk,” jelas AKP Joko.

Kasus ini mencuat setelah seorang wisatawan mengunggah video yang memperlihatkan adanya pungutan hingga Rp 45 ribu untuk sepeda motor, padahal tarif resmi hanya Rp 15 ribu untuk motor dan Rp 5 ribu per orang.

Perbedaan mencolok inilah yang memicu keluhan dan menjadi perhatian publik. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan siapa pihak yang terlibat dalam praktik tersebut.

Meski begitu, polisi memastikan belum ada bukti yang mengarah pada keterlibatan petugas resmi di lokasi wisata.

“Sejauh ini belum ditemukan bukti keterlibatan petugas tiket resmi,” tegasnya.

Polres Garut menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk pungutan liar yang merugikan masyarakat, khususnya di sektor pariwisata yang menjadi wajah daerah. Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan jika menemukan praktik serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.

(dk)

Kilas Garut News

Recent Posts

Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman

KILASGARUTNEWS.id|Setelah sekian lama menunggu perhatian dan belum mendapatkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial, dua warga…

1 hari ago

Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

KILASGARUTNEWS.id|Menjadi momentum penting bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Garut Himpunan Pencak Silat Indonesia (HPSI)…

1 hari ago

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra,…

1 hari ago

Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Transaksi COD Miras di Tarogong Kidul Berujung Penangkapan

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Narkoba Polres Garut mengamankan seorang pria berinisial KCS (40), warga Kecamatan Tarogong Kidul,…

1 hari ago

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

KILASGARUTNEWS.id|Warga di Kampung Cipatat RT 01 RW 11, Desa Leles, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, dikejutkan…

1 hari ago

Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP

KILASGARUTNEWS.id|Di tengah upaya pemerintah menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola, dua warga penyandang disabilitas…

3 hari ago