KILASGARUTNEWS | Polsek Limbangan Polres Garut berhasil menyita belasan minuman keras berbagai merk dalam operasi penyakit masyarakat. Jum’at Sore (30/9/2022) sekira pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Limbangan AKBP Uus Susilo mengatakan, Operasi Pekat ini menyasar warung atau Kios yang menjual minuman keras serta Obat terlarang.
“Tiga warung yang menjadi lokasi sasaran dalam ops Pekat ini, atas dasar beberapa laporan dari warga,”ungkapnya.
Dari hasil ops Pekat itu, Polsek Limbangan mengamankan barang bukti, ” kami amankan barang bukti sebanyak 13 Miras, dan 5 Botol Minuman Jenis Ciu,”ujar Kapolsek.
Dalam operasi Penyakit Masyarakat itu, Polsek Limbangan menerjunkan 6 personilnya yakni Aiptu Tri Joko, Bripka Jajang , Bripka Didik T, Brigadir Iwan, Brigadir Cecep Redy, dan Brigadir Andri Nugraha.
“Kami akan terus melakukan operasi seperti ini, bertujuan untuk menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polsek Limbangan dan Selaawi, dan kepada masyarakat dihimbau bila terjadi tindak kejahatan apapun segera melaporkan, kami akan respon dengan cepat,”pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).
KILASGARUTNEWS.id|Peredaran minuman beralkohol tanpa izin kembali menjadi perhatian jajaran Polres Garut. Kali ini, Satuan Reserse…
KILASGARUTNEWS.id|Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan imbauan. Dibutuhkan aksi nyata dan kebersamaan. Semangat…
KILASGARUTNEWS.id|Peristiwa berdarah mengguncang warga Kampung Sindangsari RT 003 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten…
KILASGARUTNEWS.id|Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Salah satunya melalui…
KILASGARUTNEWS.id|Memasuki musim hujan, para petani di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, justru dihadapkan pada…
KILASGARUTNEWS.id|Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar Satlantas Polres Garut. Sejumlah…