Redaksi Kilas

BAZNAS Garut Salurkan Bantuan Modal Usaha Untuk Keluarga Berisiko Stunting

KILASGARUTNEWS.id|Hasil diseminasi Audit Kasus Stunting di kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut menunjukkan faktor ekonomi sebagai pemicu utama stunting. Keluarga berpenghasilan rendah menjadi rentan terhadap kondisi ini, mengakibatkan ketidakcukupan gizi bagi anggota keluarga. Sebagai respons, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Garut mengambil tindakan positif.

Baznas Garut secara resmi menyalurkan bantuan modal usaha kepada 23 Kepala Keluarga di 3 Desa/Kelurahan Lokus Stunting, yakni Desa Surabaya, Kecamatan Limbangan, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, dan Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Bantuan senilai satu juta rupiah diberikan kepada keluarga-keluarga berisiko stunting yang memiliki usaha kecil produktif, seperti pedagang kecil dan pengrajin. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Baznas sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program pencegahan stunting dengan melibatkan pentahelix.

Suasana hangat terpancar dari wajah penerima bantuan. Momen ini tidak hanya menjadi penyaluran bantuan, tetapi juga kesempatan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pola makan seimbang dan kesehatan anak-anak guna mencegah stunting.

Kepala Dinas DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Garut, mengucapkan terima kasih kepada Baznas Garut atas komitmennya.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat memberikan dukungan nyata kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi, khususnya Balita Stunting, agar bisa tumbuh dan berkembang secara sehat,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (28/11/2023).

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, menyatakan, Baznas berkomitmen memberikan intervensi berkelanjutan kepada keluarga Stunting. Sasaran bantuan adalah keluarga berisiko stunting yang memiliki usaha kecil, sehingga penambahan modal dapat meningkatkan kondisi ekonomi dan kesehatan anak-anak.

Ia berharap, bantuan ini membawa perubahan positif secara ekonomi bagi penerima, menciptakan generasi yang lebih kuat dan sehat di masa yang akan datang. Seiring waktu, TPPS Kabupaten Garut berharap dapat melibatkan lebih banyak pihak dalam upaya pencegahan stunting, menciptakan kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.”harapnya.

(Agus*).

Kilas Garut News

Recent Posts

Tragedi Berdarah di Mekarsari Cibalong, Pemuda 21 Tahun Meregang Nyawa

KILASGARUTNEWS.id|Peristiwa berdarah mengguncang warga Kampung Sindangsari RT 003 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten…

8 jam ago

Blanko E-KTP Aman, Camat Cibalong Pastikan Informasi Sampai hingga Tingkat RT/RW

KILASGARUTNEWS.id|Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Salah satunya melalui…

8 jam ago

Pupuk Sulit Dicari saat Musim Tanam, Petani Cibalong Menanti Respons Pemerintah

KILASGARUTNEWS.id|Memasuki musim hujan, para petani di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, justru dihadapkan pada…

2 hari ago

Polisi Beri Kejutan di Jalan! Pengendara Tertib Dapat Bunga, Helm Gratis hingga Reward UMKM

KILASGARUTNEWS.id|Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar Satlantas Polres Garut. Sejumlah…

2 hari ago

Diskominfo Garut Terima Kunjungan DPRD Belitung, Bahas Penguatan SPBE dan Komunikasi Publik

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menerima kunjungan kerja (kunker) dari jajaran Dewan Perwakilan…

2 hari ago

Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai, Garut Perkuat Kesiapsiagaan hingga Posko 24 Jam

KILASGARUTNEWS.id|Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah pada musim hujan 2026–2027, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan…

2 hari ago