Olahraga

Baja Fight Academy Temui Wabup Putri Karlina, Matangkan Persiapan Imperium Go To Temu Tarung Vol 3

KILASGARUTNEWS.id|Baja Fight Academy Kabupaten Garut terus mematangkan persiapan gelaran olahraga bela diri bertajuk Imperium Go to Temu Tarung Vol. 3 yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Desember 2026 di City Mall Garut. Sebagai bagian dari persiapan, jajaran pengurus Baja Fight Academy menggelar silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Wakil Bupati Garut tersebut membahas kesiapan penyelenggaraan event yang diharapkan menjadi wadah pembinaan, pengembangan, dan penyaluran potensi atlet bela diri di Kabupaten Garut. Rabu (21/10/2026).

Kehadiran jajaran pengurus Baja Fight Academy disambut baik oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. Ia mengapresiasi rencana kegiatan yang akan digelar pada Desember mendatang. Apresiasi serupa juga disampaikan Kadispora Garut, Asep Mulyana, terhadap rencana kegiatan olahraga tersebut.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi sebelum diterbitkan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baja Fight Academy dalam mengembangkan olahraga bela diri di daerah.

“Kami mengapresiasi semangat Baja Fight Academy dalam mengembangkan olahraga bela diri di Kabupaten Garut. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif, membangun kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Kami berharap persiapan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan terjalin sinergi antara komunitas olahraga dengan pemerintah daerah demi kemajuan olahraga di Kabupaten Garut,” katanya.

Pertemuan ini menjadi langkah penting bagi Baja Fight Academy untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya dalam mendukung terselenggaranya kegiatan olahraga yang terorganisasi dan memberikan ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Di balik persiapan event tersebut, Baja Fight Academy masih menghadapi kendala sarana dan prasarana, terutama belum tersedianya ring boxing yang memadai untuk menunjang pelaksanaan kegiatan serta pembinaan atlet.

Ketua Umum Baja Fight Academy, Jaka Umaran, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, beserta Kadispora Garut, Asep Mulyana, yang telah menerima dan menyambut baik silaturahmi serta pembahasan persiapan kegiatan tersebut.

“Atas nama keluarga besar Baja Fight Academy, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Garut dan Bapak Kadispora yang telah menyambut kami dengan baik. Kami berharap silaturahmi ini menjadi awal terbangunnya dukungan dan sinergi yang lebih kuat untuk kemajuan olahraga bela diri di Kabupaten Garut,” ujar Jaka Umaran.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Garut dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana olahraga berupa ring boxing yang selama ini menjadi salah satu kendala bagi Baja Fight Academy.

“Kami berharap ada perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya dalam penyediaan ring boxing. Sarana ini sangat penting bagi kami, baik untuk menunjang kegiatan Temu Tarung Vol. 3 maupun untuk keberlanjutan pembinaan atlet ke depannya,” tambahnya.

Baja Fight Academy berharap pelaksanaan Imperium Go to Temu Tarung Vol. 3 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem olahraga bela diri di Kabupaten Garut, sekaligus membuka ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan, mental bertanding, kedisiplinan, dan sportivitas.

Dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, insan olahraga, komunitas, hingga masyarakat, dinilai penting agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap pembinaan generasi muda.

Dengan jadwal pelaksanaan pada 19–20 Desember 2026 di City Mall Garut, Baja Fight Academy berharap persiapan dapat berjalan optimal, termasuk terpenuhinya kebutuhan sarana pendukung kegiatan.

Bagi Baja Fight Academy, kemajuan olahraga bukan hanya tentang siapa yang menang di arena, tetapi juga tentang bagaimana daerah menyediakan ruang, fasilitas, dan kesempatan bagi para atlet untuk tumbuh serta mengukir prestasi.

Promotor event Imperium Go to Temu Tarung Vol. 3, Rangga, menegaskan bahwa kegiatan yang disiapkan Baja Fight Academy tidak semata-mata berorientasi pada pertandingan bela diri. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diarahkan menjadi bagian dari pembinaan karakter dan edukasi bagi generasi muda.

Menurut Rangga, pembinaan bela diri harus berjalan beriringan dengan penanaman nilai kedisiplinan, tanggung jawab, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap sesama.

“Bagi kami, Temu Tarung bukan sekadar menghadirkan pertandingan di atas arena. Ada misi pembinaan yang ingin kami bangun, bagaimana olahraga bela diri menjadi sarana membentuk mental, kedisiplinan, sportivitas, dan tanggung jawab generasi muda. Kami ingin anak-anak muda Garut memiliki wadah untuk berkembang secara positif, bukan justru terjerumus dalam pergaulan yang merugikan masa depan mereka,” ujar Rangga.

Rangga juga menyampaikan bahwa Baja Fight Academy mendorong program pembinaan melalui pendekatan Road to School, yakni kegiatan edukasi dan sosialisasi ke lingkungan sekolah dengan mengangkat isu anti-bullying dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai bahaya perundungan, pentingnya menghormati sesama, serta risiko penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan, pendidikan, dan masa depan mereka.

“Melalui program Road to School, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar. Kami ingin menyampaikan bahwa keberanian bukan berarti melakukan kekerasan, dan kemampuan bela diri bukan untuk menindas orang lain. Justru ilmu bela diri harus mengajarkan pengendalian diri, keberanian membela yang benar, menolak bullying, serta menjauhi narkoba,” demikian draf kutipan lanjutan yang perlu dikonfirmasi kepada Rangga.

Ia berharap kolaborasi antara komunitas olahraga, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memperluas jangkauan edukasi tersebut sehingga pembinaan generasi muda tidak hanya berlangsung di arena pertandingan, tetapi juga di lingkungan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

(DK)

Kilas Garut News

Recent Posts

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

KILASGARUTNEWS.id|Kepedulian terhadap keluarga kurang mampu yang menghadapi persoalan kesehatan kembali menjadi perhatian Dinas Sosial Kabupaten…

55 menit ago

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

KILASGARUTNEWS.id|Di tengah musim kemarau panjang yang membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih, kepedulian nyata ditunjukkan…

2 jam ago

Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional

KILASGARUTNEWS.id|Kabar membanggakan datang dari pelosok Kabupaten Garut. Intan Padilah, siswi SMPN 1 Garut asal Desa…

2 jam ago

Polres Garut Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 5,07 Gram di Karangpawitan

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Narkoba Polres Garut mengungkap dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di…

6 hari ago

Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas

KILASGARUTNEWS.id|Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat, Deden Kurnia, S.Pd., menegaskan bahwa peningkatan…

7 hari ago

Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip Latipulhayat, secara resmi membuka…

7 hari ago