KILASGARUTNEWS.id|Seorang ibu rumah tangga bernama Epi (38), warga Kampung Balandongan, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Epi diketahui meninggalkan rumah sejak Maret 2021. Setelah kepergiannya, keluarga tidak mendapatkan kabar mengenai keberadaannya selama bertahun-tahun.
Suami Epi, Edi Nurdiana (42), akhirnya mendatangi Polsek Karangpawitan, Polres Garut, pada Kamis (1/10/2026) untuk melaporkan secara resmi hilangnya sang istri. Ia berharap pihak kepolisian dapat membantu mencari keberadaan Epi.
Kepada tim Kilas Garut News, Edi mengungkapkan bahwa sebelum pergi, istrinya meninggalkan dirinya dan anak mereka tanpa berpamitan.
“Sudah bertahun-tahun saya tidak mendapatkan kabar tentang istri saya. Saya datang ke kepolisian agar bisa dibantu untuk mencari keberadaannya,” ujar Edi.
Bagi masyarakat yang mungkin pernah melihat Epi, berikut ciri-ciri fisiknya:
Menurut keterangan Edi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 11 Maret 2021.
Saat itu, sekitar pukul 17.00 WIB, Edi pulang bekerja dari Kecamatan Wanaraja. Namun, setibanya di rumah, ia tidak mendapati istrinya berada di rumah.
Edi kemudian menanyakan keberadaan Epi kepada mertuanya. Namun, pihak keluarga juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Epi.
Edi kemudian berusaha mencari informasi dari lingkungan sekitar. Dari seorang tukang ojek pangkalan bernama Lili, ia memperoleh informasi bahwa Epi sempat meminta diantar ke pangkalan ojek Cimurah sekitar pukul 09.00 WIB pada hari yang sama.
Saat itu, Epi disebut membawa sebuah kantong kresek.
“Menurut keterangan Pak Lili, istri saya sempat meminta diantar ke pangkalan ojek Cimurah. Setelah itu sampai sekarang tidak ada kabar,” tutur Edi.
Edi mengaku pada awal kejadian dirinya sebenarnya sudah memiliki niat untuk melaporkan hilangnya sang istri kepada pihak kepolisian. Namun, saat itu rencana tersebut tidak dilakukan karena adanya larangan dari pihak mertuanya dengan alasan mempertimbangkan biaya.
Seiring berjalannya waktu dan tidak adanya kabar mengenai keberadaan Epi, Edi akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur resmi.
Pada Kamis, 1 Oktober 2026, ia mendatangi Polsek Karangpawitan Polres Garut untuk membuat laporan terkait hilangnya sang istri.
Edi berharap informasi ini dapat diketahui masyarakat luas sehingga apabila ada yang pernah melihat atau mengetahui keberadaan Epi, dapat segera memberikan informasi kepada keluarga maupun pihak kepolisian.
“Saya mohon kepada siapa saja yang melihat atau mengetahui keberadaan istri saya, Epi, kiranya segera memberikan informasi. Saya sangat berharap istri saya bisa ditemukan,” ucap Edi.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Epi, dapat menghubungi suaminya, Edi Nurdiana di nomor 0813-8339-8255, atau menghubungi Polsek Karangpawitan melalui nomor (0282) 442668.
Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi keluarga yang hingga kini masih menunggu kepulangan Epi.
(Wan)
KILASGARUTNEWS.id|Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, mulai memasuki tahap operasional…
KILASGARUTNEWS.Id|Polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang pengemudi Grab di…
KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memastikan seluruh bantuan bagi warga Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, yang menjadi…
KILASGARUTNEWS.id|Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Kodim 0611/Garut dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga…
KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Desa Sagara bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Rencana Kerja…
KILASGARUTEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten…