Redaksi Kilas

Saring Usulan di Tingkat Bawah, Musrembang Perempuan dan Kelompok Rentan Digelar

KILASGARUTNEWS.id|Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Garut dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Garut melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perempuan dan Kelompok Rentan terkait Perencanaan Pembangunan Daerah yang Berperspektif GEDSI (Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial), bertempat di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jl. Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (4/3/2025).

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Garut, Eti Nurulhayati menyampaikan, pembahasan terkait dengan Rencana Pembangunan Daerah Jangka Panjang serta perlu adanya satu usulan dari tingkat bawah khususnya dari Perempuan dan Kelompok Rentan.

Intruksi Presiden (Inpres) No. 9 tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional telah memadatan atas keterlibatan para perempuan dalam siklus pembangunan sejak dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

Ia menambahkan, pihaknya ingin memberikan keluasaan kepada Oganisasi Masyarakat (Ormas) Perempuan di Kabupaten Garut untuk ikut berperan aktif dalam rangka memberikan usulan pendapat agar bisa sama-sama bersinergi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD).

Terakhir Ia berharap, agar seluruh perempuan bisa menyampaikan keinginannya atas dasar kesehatan, pemberdayaan perempuan, perempuan dengan kepemimpinannya, perempuan dengan lingkungan hidup yang senantiasa bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Yayan Waryana, menyebutkan perannya sangat berkaitan, yakni sebagai dinas yang menampung urusan perempuan terutama terkait Musyawarah Pembangunan Perempuan dan Kelompok Rentan di Kabupaten Garut.

Ia berharap, melalui musrenbang ini dapat membuahkan hasil rumusan yang dipakai dalam rujukan oleh Bappeda untuk menentukan prioritas program kegiatan yang memiliki keterlibatan dari kaum perempuan dan kelompok rentan.

Terakhir ia menambahkan, Hasil dari pembangunan ini memiliki sifat berkeadilan atau merata dan bisa dirasakan oleh seluruh warga dan masyarakat terutama bagi perempuan dan kelompok rentan di Kabupaten Garut.

“Hasil dari rumusan-rumusan yang sekarang sedang dilaksanakan dalam Musrenbang
Perempuan dan Kelompok Rentan Dalam Program Inklusi Aisyiyah ini bisa dijadikan kebijakan Pemda serta memiliki keberpihakan terhadap kaum perempuan,” tuturnya.

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Kilas Garut News

Recent Posts

Proyek Jalan IJD Masuk Tahap Krusial, Garut Pastikan Transparan dan Tepat Guna

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat tata kelola infrastruktur yang akuntabel dan berkelanjutan. Pada Rabu (29/04/2026),…

1 jam ago

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan menghadapi Hari Buruh Internasional atau…

1 jam ago

Knalpot Brong Ditindak Tegas Anggota Lantas Garut, Pelanggar Lalin Dikejar Lewat ETLE dan Tilang Manual

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Lalu Lintas Polres Garut semakin mengintensifkan penegakan hukum di jalan raya dengan mengombinasikan sistem…

2 jam ago

Dikejar Warga dan Polisi, Satu Pelaku Curanmor Pick Up Tumbang di Samarang

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut melalui Jajaran Polsek Samarang berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan…

2 jam ago

Jalan Ibrahim Adjie  Perlu di Perketat, Sejumlah Pemuda Digelandang ke Mapolres Garut

KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Sat Samapta Polres Garut melaksanakan patroli dialogis…

3 jam ago

Keributan Depan Himar Cafe Garut Kota Dibubarkan, Tiga Pemuda Dalam Pengaruh Alkohol Diamankan Polisi

KILASGARUTNEWS.id|Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan WA Taros Kapolres Garut, Polres Garut bergerak cepat merespons adanya…

4 jam ago