KILASGARUTNEWS | Kapolsek Singajaya AKP Sahono bersama jajaran dan Tagana serta Perangkat Desa Pancasura melakukan Pengecekan pergerakan tanah dan tanah longsor di Kampung Ciangkra RT 02 RW 08, Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut. Kamis (13/10/2022).
Kapolsek Singajaya AKP Sahono mengatakan, akibat pergerakan tanah itu Wilayah tersebut terancam longsor yang mengakibatkan jalan lingkungan Kampung Negla menuju ke Kampung Kiarakoneng rusak berat.
“akibat bencana itu jalan lingkungan rusak berat diakibatkan longsor,”ujarnya.
Masih kata Kapolsek, sekitar lokasi tersebut pada 2 tahun yang lalu pernah terjadi pergerakan tanah dan longsor, “adapun tanah dan jalan yang longsor tersebut panjang sekitar 30 meter, kedalaman 15 meter , lebar Badan jalan 2 meter dan lebar bahu jalan 2,5 meter,”katanya.
Kapolsek menambahkan, Lokasi bencana alam tersebut jauh dengan pemukiman warga, “bencana alam itu disebabkan hujan yang terus menerus sejak kemarin siang sampai pagi hari,”tambahnya.
Atas kejadian tersebut, Kapolsek menyebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi itu pun masih dalam penghitungan.
Kapolsek pun menghimbau kepada masyarakat agar Pro aktip menginformasikan atau melaporkan ke pemerintahan Desa bila terjadi Bencana . (Humas Polres Garut/Deden Kurnia).
KILASGARUTNEWS.id|Peristiwa berdarah mengguncang warga Kampung Sindangsari RT 003 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten…
KILASGARUTNEWS.id|Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Salah satunya melalui…
KILASGARUTNEWS.id|Memasuki musim hujan, para petani di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, justru dihadapkan pada…
KILASGARUTNEWS.id|Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar Satlantas Polres Garut. Sejumlah…
KILASGARUTNEWS.id|Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menerima kunjungan kerja (kunker) dari jajaran Dewan Perwakilan…
KILASGARUTNEWS.id|Menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah pada musim hujan 2026–2027, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan…