Redaksi Kilas

Pemkab Garut Lakukan GERNAS MAPAN di Pasar Guntur Ciawitali

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, menerbitkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (GERNAS MAPAN). Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, melaksanakan gerakan ini di Pasar Guntur Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (2/5/2025).

GERNAS MAPAN di Pasar Guntur Ciawitali diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI Polri, hingga warga pasar melalui Ikatan Warga Pasar (Iwapa).

Sekretaris Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, menyampaikan, GERNAS MAPAN ini dilatarbelakangi karena adanya permasalahan krusial yaitu sampah yang semakin harus dikendalikan, dan tentunya harus ada upaya langsung dalam meningkatkan kesadaran serta peran aktif masyarakat untuk secara kolaboratif melaksanakan kegiatan membersihkan pasar rakyat secara berkelanjutan, serta upaya pengolahan sampah di pasar rakyat sehingga tercipta lingkungan pasar rakyat yang lebih sehat, nyaman dan berdaya saing.

“Nah kegiatan ini salah satu (tujuan)nya adalah bagaimana menyadarkan masyarakat untuk lebih bersih, lebih tertib, dan memberikan kenyamanan di lingkungannya masing-masing,” ujar Ricky.

Dalam gerakan yang dilaksanakan di Pasar Guntur Ciawitali ini, Ricky menyebutkan tim gabungan tidak hanya melakukan kegiatan bersih-bersih sampah, akan tetapi dilaksanakan juga sosialisasi kepada pedagang untuk menjaga kebersihan, sehingga harapannya Pasar Guntur Ciawitali bisa lebih nyaman ketika kondisinya bersih.

“Ini akan kita coba bangkitkan kembali, kita ingatkan kembali kepada seluruh warga pedagang, bagaimana kalau misalnya pasar ini bersih tentunya daya saing meningkat, masyarakat yang akan berbelanja juga akan lebih banyak lagi ke pasar seperti itu,” ucapnya.

Di sela-sela kegiatan, Sekretaris Disperindag ESDM Kabupaten Garut sempat meninjau lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS), di mana menurutnya TPS yang ada di area Pasar Guntur Ciawitali memang memerlukan perbaikan ke depan, dan pihaknya mencoba akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, agar TPS tersebut bisa lebih nyaman, baik bagi masyarakat maupun bagi pedagang itu sendiri.

“Ini adalah kondisi TPSnya ya mungkin ya perlu adanya perbaikan ke depan, informasi dari Iwapa, dan juga dari koordinator kebersihan, serta petugas kebersihan yang sedang menaikan sampah ke dalam truk sampah, mereka menampaikan ada yang sedikit kendala pada saat keluar masuk kendaraan dalam rangka mengangkut sampah, dan setiap harinya sampah di sini diangkut dump truck yang besar ini, sekitar 2 atau 3 kali dalam satu hari, tetapi kadang tetap menimbulkan bau di sini karena kondisi TPS dan jalan di sini memang kondisinya memerlukan perbaikan dan penyempurnaan,” katanya.

Ia juga menuturkan GERNAS MAPAN ini akan terus diselenggarakan di tiap hari Jum’at di seluruh UPT Pasar yang ada di Kabupaten Garut, sehingga cita-cita pasar bersih dan nyaman di Kabupaten Garut harapannya bisa terwujud.

“Dan yang paling utama adalah memberikan kenyamanan tadi di pasar, pasar bersih, pasar nyaman, tentunya memberikan kenyamanan bagi pedagang dan juga para pembeli, dan kita ingin menciptakan itu semoga segera terwujud, walaupn perlu waktu tapi harus tetap berupaya seperti itu,” harapnya.

Sementara itu, Perwakilan Iwapa Pasar Guntur Ciawitali, Asep Micun, mengungkapkan, pihaknya menyambut baik GERNAS MAPAN yang diinisiasi oleh pemerintah pusat, dan ditindaklanjut langsung oleh Disperindag ESDM Kabupaten Garut. Meski demikian, Ia menilai bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk para pedagang itu sendiri.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan langsung oleh Dinas Perrindustrian, Perdangan, ESDM Kabupaten Garut, dengan kolaborasi Dinas instansi lain, TNI dan Polri serta para pedagang, walaupun kami sadar bahwa kebersihan itu sebenarnya kewajiban kita semua, kewajiban para pedagang, mudah-mudahan dengan kegiatan ini yang dipelopori dari Dinas ini, mudah-mudahan dapat memberikan edukasi kebersihan kepada para pedagang untuk memberikan kenyamanan kepada para pembeli yang tentunya akan datang ke pasar,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini GERNAS MAPAN ini secara kolaboratif hadir dari beberapa mulai dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimcam Tarogong Kidul, beberapa Puskesmas, TNI/Polri dan hadir pengurus Ikatan Warga Pedagang (IWAPA) Pasar Ciawitali dan perwakilan pedagang pasar Ciawitali lainnya.

(Deden Kurnia/IMM Polres Garut)

Kilas Garut News

Recent Posts

Haul Akbar Pendiri HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Digelar 2 Agustus, Ribuan Pendekar Diundang Hadir

KILASGARUTNEWS.id|Momen bersejarah akan kembali tercatat, Himpunan Pencak Silat Indonesia (HPSI) Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka…

1 hari ago

Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat

KILASGARUTNEWS.id|Kepemimpinan di Polres Garut resmi berganti melalui rangkaian kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Garut…

1 hari ago

Pemkab Garut Gandeng BMKG dan Komisi V DPR RI, Resmi Buka Program Mitigasi Bencana

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Komisi V…

1 hari ago

210 Peserta Ikuti Seminar Inspiratif Perempuan Garut, Bekali Diri Hadapi Tantangan Zaman

KILASGARUTNEWS.id|Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut menyelenggarakan Seminar Inspiratif Perempuan Garut…

1 hari ago

Pemkab Garut Siapkan Lahan, Klinik Rotinsulu Ditargetkan Naik Status Jadi Rumah Sakit

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus berupaya meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah…

1 hari ago

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus melepas secara resmi 378 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata…

1 hari ago