Daerah

Manfaatkan Tiktok, DPPKBPPPA Garut Kampanyekan Cegah Kawin di Bawah Umur

Kilas Garut News – Tik Tok suatu aplikasi yang saat ini digunakan tidak hanya kalangan anak muda, bahkan berbagai usia kini menggandrunginya. Aplikasi Tik Tok kini menjadi salah satu media yang dimanfaatkan dalam mengkampanyekan berbagai hal positif  dengan tujuan mengubah perilaku individu atau kelompok. Demikian pula yang dilakukan Pemerintah (Pemkab) Garut, belakangan gencar mengkampanyekan Strategi Optimalisasi Pencegahan Kawin Anak Bawah Umur atau disingkat Stop Kabur.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli lalu, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut menggelar Lomba Poster dan Tiktok Terkait dengan Stop Kabur.

Pemenang dalam lomba Poster dan Tiktok ini pun cukup beragam, mulai dari jenjang SMP sampai ke perguruan tinggi. Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, menuturkan tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada anak dan remaja tentang pentingnya pencegahan pernikahan di usia dini.

“Kita ingin memberikan sebuah pemahaman terhadap para anak dan remaja betapa pentingnya penundaan pencegahan anak untuk kawin dibawah umur, karena ini (kawin dibawah umur) akan memberikan implikasi akibat-akibat yang ditimbulkan dari kawin dibawah umur, salah satu diantaranya ketahanan keluarga ini akan lemah akan rapuh.” Ujar Yayan Waryana, di sela-sela pemberian hadiah lomba di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (20/8/2021).

Diah Kurniarsari, Bunda FAD, sekaligus Bunda GenRe Kabupaten Garut, meyambut baik antusiasme anak-anak Garut dalam mengikuti lomba ini, sehingga ia berharap tahun depan acara seperti ini bisa lebih gebyar.

“Mudah-mudahan di tahun depan kita bisa membuat gebyar acara ini karena saya lihat antusias anak-anak khususnya anak-anak daerah di Forum Anak Daerah ini sangat mengharapkan acara-acara seperti ini. Jadi mudah-mudahan di tahun depan ini bisa jadi lebih gebyar lagi ya,” ujar Bunda Diah.

Ia mengungkapkan sebagai Bunda FAD dan Bunda GenRe Garut ia akan selalu mendukung kegiatan yang dilakukan oleh FAD ataupun GenRe Kabupaten Garut.

Disisi lain, salah satu peserta yang menjadi Juara 1 dalam Lomba Poster, Vika Martina  yang juga merupakan mahasiswa dari Universitas Garut, mengungkapkan bahwa lomba tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap anak-anak yang mempunyai potensi di bidang yang dilombakan, sehingga bakat, minat, dan keterampilan yang dimiliki bisa disalurkan.

Ia juga merasa bangga dan bersyukur karena bisa mrnjadi Juara 1 dalam Lomba Poster yang diadakan oleh DPPKBPPPA Garut.

“Tentu sangat bangga dan senang juga bersyukur karena tidak pernah menyangka akan menjadi juara setelah melihat begitu banyak antusias partisipan yang ikut dalam acara tersebut,” ujar Vika saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp.

Senada dengan Vika, Juara 1 Lomba Tiktok Chalenge DPPKBPPPA, Hardini Febrianti, yang juga sama merupakan mahasiswa Uniga, menuturkan rasa syukurnya karena bisa meraih hasil maksimal dari lomba tersebut. Walaupun ia mengatakan bahwa sebelumnya ia tidak terlalu berekspetasi menang karena melihat karya-karya dari peserta lain juga sangat bagus.

Hardini mengungkapkan salah satu alasan dirinya ikut berpartisipasi dalam lomba ini adalah untuk ikut serta dalam pencegahan pernikahan usia dini.

“Niat awal saya ikut lomba ini ingin ikut serta dalam upaya pencegahan kawin anak  karena di daerah saya ini banyak sekali kasus kawin anak.” tandasnya.

Lomba yang digagas oleh Dinas PPKBPPPA ini diikuti oleh kurang lebih 435 orang yang terdiri dari berbagai jenjang tingkat pendidikan dari mulai SMP hingha Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Garut.

Kilas Garut News

Share
Published by
Kilas Garut News

Recent Posts

BPJS PBI Garut Masih Digodok, Dinsos Pastikan Warga yang Butuh Tetap Difasilitasi

KILASGARUTNEWS.id|Kabar soal masyarakat yang berada di luar desil 1 sampai 5 tidak lagi mendapatkan pelayanan…

12 jam ago

222 Tablet Obat Keras Diamankan di Malangbong, Polisi Bekuk Pria 33 Tahun

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Narkoba Polres Garut mengungkap dugaan tindak pidana di bidang kesehatan berupa peredaran sediaan…

12 jam ago

HPSI Gadjah Putih Berduka, Hj. Komariah Sosok Keluarga Pendiri Telah Tiada

KILASGARUTNEWS.i|Kabar duka menyelimuti keluarga besar Himpunan Pencak Silat Indonesia (HPSI) Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka…

1 hari ago

Curas di Jalan Cilopang Garut Ternyata Rekayasa, Polisi Bongkar Pengakuan Pelapor

KILASGARUTNEWS.id|Laporan dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Cilopang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong…

2 hari ago

Dua Sepeda Motor Raib dalam Satu Malam, Warga Karyasari Resah

KILASGARUTNEWS.id|Warga Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, diresahkan oleh maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor. Pada…

2 hari ago

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

KILASGARUTNEWS.id|Upaya seorang pemuda yang diduga hendak mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sungai Cimanuk, kawasan…

3 hari ago