Redaksi Kilas

Kunjungan Mahfud MD Ke Ponpes Fauzan Disambut Ribuan Santri Dengan “Gebyar Sholawat”

KILASGARUTNEWS.id|Kunjungan silaturahmi Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD disambut dengan gemuruh oleh ribuan Santriwan -santriwati ,para ulama,tokoh agama,dan tokoh masyarakat, yang bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Fauzan di wilayah kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut Jawa Barat. Jumat (15/12/2023) malam.

Atas sambutannya, Prof, Dr, Mahfud MD menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh Santriwan/i, ulama, jajaran tokoh dan juga seluruh sesepuh, berikut relawan -relawan lainnya serta menyapa hadirin para ketua partai koalisi yang pada kesempatan itu hadir di ponpes Fauzan.

Mahfud MD mengaku,sungguh bahagia hari ini dapat berkunjung ke ponpes Fauzan ini yang menjadi salah satu pilar, Islam Wal Jamaah sekurang -kurangnya di Jawa barat. Karena Islam wal jamaah itu adalah Islam yang menganut wushobiyah moderasi beragama. Sehingga komitmen terhadap negara kesatuan Republik Indonesia selalu diutamakan, demi pengabdiannya kepada Allah melalui banyak bangsa dan negara yang telah dibangun dan disepakati bersama”ujarnya.

“Mengapa kita umat Islam itu harus membela NKRI dan menjadikan NKRI sebagai harga mati. Tidak boleh diganti NKRI itu,dan itu menjadi semboyan, seluruh penganut ahlussunnah wal jamaah yang bilahkan pondok pesantren, yang ormasnya namanya Nahdatul Ulama. Mengapa, karena NKRI ini merupakan darul mifta negara kesepakatan antar berbagai ikatan Primulya di Indonesia”katanya.

Selain ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu yang hadir, Mahfud MD juga dalam sambutannya mengupas sampai panjang lebar cerita dari berbagai kaidah keilmuan, ke agama an, maupun tentang kenegaraan yang begitu banyak manfaatnya bagi seluruh masyarakat khususnya di negara republik Indonesia.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Fauzan KH.Aceng Mujib, turut mengucapkan selamat datang kepada Prof,.Dr.Mahfud MD, Ia menuturkan, Alhamdullillah telah hadir para tamu termasuk ulama dari berbagai kabupaten. Ada dari Majalengka, Tasikmalaya, Bandung dan lainnya.”ujarnya.

Diakuinya, Itu semua cukup merindukan, Ingin ketemu bertatap muka dengan pejabat yang latar belakang santri yang siap mati untuk membela NKRI.”tutur Nya dalam sambutan di hadapan para tamu yang hadir pada kesempatan acara Gebyar Sholawat tersebut.

Ia mendoakan dan berharap, mudah -mudahan semua para alim Ulama,para kyai oleh Allah diberikan kesehatan, panjang umur,dan barokah,bertambah ilmunya,serta manfaat,sukses berjuang membela agama,bangsa dan negara”ucapnya.

Lebih lanjut Aceng Mujib memaparkan, alhamdulillah para santri Fauzan,beber ia, ada yang banyak asli dari Garut,ada juga dari luar kota, Jakarta, Bekasi,serta ada dari Kalimantan,dan Jawa Tengah. Pokoknya bukan hanya orang dari dalam negeri. Kebetulan beliau kakak saya yang pertama punya anak nomor 4 dapat suami orang Malaysia, insyaallah ke depan ada Fauzan sekian di Malaysia”harapnya.

“Sahabat – sahabat, rekan-rekan relawan yang saya dengar di Garut tengah siap menyukseskan untuk pilpres 2024 – 2029, sekitar 40 sampai 50 yang hari ini adalah hadir,mudah -mudahan semuanya bisa bersahabat terhadap pesantren -pesantren sama – sama untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”kata Aceng.

Masih kata Aceng Mujib menjelaskan tentang Ponpes Fauzan, dalam acara yang dilaksanakan pada hari ini, saya yang mewakili keluarga besar ponpes Fauzan. Fauzan ada 8 titik diantaranya, Fauzan 1 ini,  2.Fauzan Cibalong, 3. Fauzan Sukaresmi, 4 Sukaresmi, 5 Cikajang, 6 Cisurupan, 7 di Sukaresmi dan Fauzan 8 di Sukaresmi dan insyaallah tumbuh lahir Fauzan – Fauzan berikutnya. Bicara Fauzan dimanapun berada, NKRI harga mati.

Aceng Mujib menegaskan, santri Fauzan wajib mencintai negara, haram untuk tidak menerima ideologi negara, Pancasila.”tegas Aceng Mujib

Fauzan usia kurang lebih 173 tahun,lahir 1850. Saya adalah generasi ke 7, Abah punya anak kurang lebih sekitar 40 orang, yang dewasa 28, yang masih ada 25 orang, Minta do’a dari semuanya, semuanya Sholehah dan Sholihah”pintanya.

Berbicara tentang Fauzan, “kata Aceng Mujib, dari sejak dulu buyut ,kakek, kemudian ayah sampai sekarang dipimpin sebagai komando nya adalah kakak saya nomor satu eksis mengurusi agama dan negara. Fauzan tidak hanya mengajar santri dan masyarakat tentang negara, tentang agama, tetapi Fauzan selalu berbicara tentang negara.

Karena apa,? Lanjutnya, karena sadar dari sejak dulu nenek moyang memberikan pelajaran, tidak bisa menjalankan ajaran agama jika tidak punya tempat atau negara,tidak bisa menjalankan agama dengan baik dengan ikhlas, dengan khusyu jika negaranya dalam keadaan kacau.”Ungkapnya.

“Nenek moyang dulu termasuk kakek Abah saya yang setelah lahir kemerdekaan Indonesia bukan tidak tahu syariat Islam,bukan tidak tahu istilah dalam pendapat imam safe’i yang disebut dengan Darul Islam,tapi nenek moyang dan orang tua saya selalu memakai khaidah,bagaimana mana agar kita hidup dalam melaksanakan ajaran agama dalam keadaan tenang,apa artinya,kita memaksakan satu konsep bila kita tidak dalam keadaan aman”tambahnya. 

Guru kita, orang tua kita selalu mengedepankan,selalu berbicara, kenapa lebih bisa  menerima ideologi Pancasila kenapa kita NKRI harga mati, bhineka tunggal Ika, kenapa kita menerima UUD 45 itu selalu dirumuskan para ulama sehingga Indonesia bisa aman dengan faktual kebangsaan itu. 

Maka setiap acara politik pesta demokrasi pasti keluarga Fauzan bukan hanya berpartisipasi tetapi selalu ikut membantu pemerintah Untuk menyukseskan agar pemilu adalah bisa sukses. 

Aceng Mujib meminta agar pemilu kita harus damai,pemilu kita harus betul-betul mementingkan kepentingan negara,itu juga amanah sejak dulu, selain itu punya harapan ternyata santri adalah bukan hanya untuk berpartisipasi terhadap kepentingan negara, santri adalah kontribusinya tidak terhitung untuk kepentingan bangsa dan negara.

(Agus*).

Kilas Garut News

Recent Posts

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, membuka kegiatan GEN Z…

2 hari ago

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Garut,…

2 hari ago

Polres Garut Ungkap Dua Kasus Curanmor, Pelaku Manfaatkan Modus Ritual Keagamaan

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut melalui Unit III Pidum yang tergabung dalam Tim Sancang…

3 hari ago

Long Weekend, Polsek Cisurupan Intensifkan Patroli di Gunung Papandayan, Ribuan Wisatawan Dapat Pengamanan

KILASGARUTNEWS.id|Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur panjang (long weekend), Polsek Cisurupan meningkatkan pengamanan di kawasan…

3 hari ago

Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat

KILASGARUTNEWS.id|Pimpinan Cabang Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PC SEPMI) Kabupaten Garut masa jihad 2025-2027 resmi dilantik…

3 hari ago

Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan Baras, secara resmi membuka Sosialisasi Sertifikasi…

4 hari ago