Redaksi Kilas

Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Garut Sebut Pemkab Garut Lalai Soal Pelanggaran Lingkungan

KILASGARUTNEWS.id|Setelah beberapa bulan lalu dilakukannya aksi audiensi terkait penolakan kegiatan pengolahan pakan oleh Sapma Pemuda Pancasila beserta warga di Gedung DPRD Kabupaten Garut dan melakukan koordinasi lanjutan dengan Dinas Lingkungan Hidup yang disebut pihak Eksekutif. Kamis (19/1/2023)

Kadis Dinas Lingkungan Hidup mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah pemasangan alat yang bertujuan untuk peninjauan kadar polusi udara yang hasilnya nanti dibawa ke lab untuk diteliti lebih lanjut.

“untuk langkah awal kita akan melakukan pemasangan alat disalah satu titik terdekat pabrik sekitar 1 minggu kedepan sehingga nanti hasilnya akan kita bawa ke lab untuk diperiksa dan diketahui kadar pencemaran udaranya seberapa besar,” kata kadis Lingkungan Hidup . ( Jujun )

Namun hingga saat ini belum ada pergerakan yang dilakukan oleh pihak dinas lingkungan hidup dan anggota DPRD sehingga warga mendesak pihak terkait untuk segera bisa melakukan penanganan.

Seorang warga Karangpawitan Maman mengeluhkan kekecewaannya terhadap Dinas lingkungan Hidup Garut, setelah bersabar menahan bau tak sedap ini selama bertahun-tahun dan mendengar kabar akan dilakukan penanganan oleh pihak terkait tetapi hanya wacana dan sebatas kata saja lantas kemana lagi mereka harus melakukan pengaduan agar kegiatan pengolahan pakan ini bisa diberhentikan.

“Sudah bertahun tahun kami menahan bau tak sedap ini, ketika pemerintah sudah memberi kabar akan dilakukan penanganan tadinya kami beranggapan semuanya akan selesai tetapi nyatanya tidak sama sekali,” ujarnya.

Mendengar hal ini Heqi Irfani Ketua Sapma PP Garut sangat menyayangkan tindakan pemerintah yang tidak menepati janji padahal sebelumnya sudah dilakukan kesepakatan bersama untuk mengusut tuntas, bahkan hal ini diketahui dan ditandatangani langsung oleh beberapa perwakilan DPRD Kabupaten Garut.

“sangat menyayangkan terhadap sikap pemerintah yang tidak bisa merealisasikan ucapannya padahal birokrasi sudah kita tempuh semua dan kita sudah bilang ke mereka bahwa jika dibutuhkan massa dan tenaga bantuan untuk pemasangan alat kami siap,” ujar Heqi.

Untuk menindaklanjuti kasus ini seperti yang sudah disampaikan ketika audiensi pertama jika tidak ada solusi dari pemerintah warga bersama Sapma Pemuda Pancasila akan melakukan kembali aksi lanjutan.

“Kami sudah menyampaikan pada saat audiensi pertama bahwasanya jika tidak ada solusi dari pihak dinas terkait bahkan pemerintah daerah kami akan membawa kasus ini ke tingkat provinsi,” tambahnya.

Kilas Garut News

Recent Posts

Curas di Jalan Cilopang Garut Ternyata Rekayasa, Polisi Bongkar Pengakuan Pelapor

KILASGARUTNEWS.id|Laporan dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Cilopang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong…

10 jam ago

Dua Sepeda Motor Raib dalam Satu Malam, Warga Karyasari Resah

KILASGARUTNEWS.id|Warga Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, diresahkan oleh maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor. Pada…

17 jam ago

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

KILASGARUTNEWS.id|Upaya seorang pemuda yang diduga hendak mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sungai Cimanuk, kawasan…

24 jam ago

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

KILASGARUTNEWS.id|Dua Agen BRI Link, Rafa Cell dan Subadri, menerima hadiah setelah berhasil menjadi pemenang Program…

2 hari ago

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

KILASGARUTNEWS.id|Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satlantas Polres Garut menggelar…

2 hari ago

Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyambut kepulangan 10 warga yang selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Virgo…

2 hari ago