KILASGARUTNEWS.id|Perhelatan olahraga yang disebut – sebut sebagai ajang pembibitan atlet ini, diapresiasi berbagai pihak, termasuk Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-XIII tingkat Jawa Barat, resmi dibuka Selasa (5/7/2023).
Deputi Kebudayaan Olahraga Menpora Raden Isnanta yang hadir dalam pembukaan Popda Jabar XIII di Gedung Youth Centre, Sport Jabar, Arcamanik Bandung ini, menyebut ini sebagai semangat kolaborasi dalam mencetak atlet berprestasi.
“Jabar pantas juara. Ini menjadi pintu utama agar Jabar mampu mempertahankan predikat Juara dalam berbagai kompetisi olahraga,” katanya.
“Ini juga menjadi tahap seleksi yang akan mengantarkan adek – adek ke ajang olahraga yang besar bukan hanya di Jabar. Beberapa bulan lagi kita akan menggelar Popnas di palembang. Berarti adek – adek yang terbaik ini akan beradu kebolehan dengan provinsi lain. Kita buktikan bahwa Jabar benar – benar kahiji,” tambahnya.
Inanta juga berharap, pelajar dari Jabar ini, tidak hanya jadi nomor satu di Indonesia, tapi harus mampu berprestasi di ajang Internasional.
Sedangkan Kontingen POPDA Kab. Garut dengan kekuatan 15 Cabor dengan 107 Atlet jiga turut ambil bagian dalam acara peembukaan tersebut.
Kepala dina Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut Drs. Ade Hendarsyah, MM yang turut jadir dalam pembukaan tersebut mengungkapkan.
POPDA hendaknya tidak hanya menjadi agenda rutin multi event semata, namun harus menjadi titik lanjut pembibitan dan pembinaan olahraga yang harus dilaksanakan dengan konsisten. Melalui POPDA ini, diberharap akan terjaring bibit-bibit potensial atlet pelajar berbakat yang akan dibina lebih lanjut, agar dapat berprestasi.
Kadispora menambahkan sebagai bagian dan olahraga pendidikan, POPDA merupakan wahana memperoleh pengetahuan, kepribadian, keterampilan, serta kesehatan dan kebugaran, sekaligus juga dapat mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga. Satuan pendidikan dalam konteks keolahragaan, diharapkan mampu memantau, menggali, dan membina potensi pelajar. Paradigma keolahragaan yang harus dibangun yakni bagaimana atlet-atlet pelajar kita mampu berprestasi di tingkat jawa barat bahkan nasional.
”Para atlet pelajar yang hadir saat ini tentunya datang dengan satu tekad yakni bertanding dan meraih prestasi tertinggi. Sudah barang tentu prestasi tersebut hendaknya kalian raih dengan cara-cara yang terdidik dan terhormat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas Untuk itu, hindari hal-hal yang dapat merusak citra pelajar dan menodai makna berolahraga,” tandas Kadispora.
Untuk Klasemen Perolehan Medali sampai Tanggal 5 Juli 2023 Garut baru mengumpulkan 3 Perak dan 14 Perunggu.”paparnya. (Agus*).
KILASGARUTNEWS.i|Kabar duka menyelimuti keluarga besar Himpunan Pencak Silat Indonesia (HPSI) Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka…
KILASGARUTNEWS.id|Laporan dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Cilopang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong…
KILASGARUTNEWS.id|Warga Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, diresahkan oleh maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor. Pada…
KILASGARUTNEWS.id|Upaya seorang pemuda yang diduga hendak mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sungai Cimanuk, kawasan…
KILASGARUTNEWS.id|Dua Agen BRI Link, Rafa Cell dan Subadri, menerima hadiah setelah berhasil menjadi pemenang Program…
KILASGARUTNEWS.id|Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satlantas Polres Garut menggelar…