Home / Redaksi Kilas

Senin, 30 Mei 2022 - 19:20 WIB

Bupati Garut Instruksikan ASN Tidak Lakukan Dinas Ke Luar Kota

Kilas Garut News-Awal Juni ini Pemkab  akan mencanagkan sebagai Bulan Pencarian Stunting sebagai bagian dari  gerakan besar dalam menangani angka stunting di Kabupaten Garut. Berakitan hal itu, Rudy memohon kepada para camat beserta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk memberikan perhatian lebih dalam gerakan besar ini.

“Angka kemiskinan dari 8 sekarang sudah turun lagi ke angka 10. Angka stunting kita di angka 35 berdasarkan survei Kemenkes, nah menurut dr. Tri tidak pak ini hanya 13% katanya, by name by adress,” ucapnya saat memimpin apel gabungan terbatas yang dilaksanakan secara virtual, Senin (30/5/2022). Dalam apel kali ini, Bupati Garut yang saat berlangsung sedangkan melakukan kegiatan di Jakarta, selain membahas terkait Bulan Pencarian Stunting (BPS) dan angka stunting, juga menyinggung masalah angka kemiskinan di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Polsek Pedes Polres Karawang Terus Gencarkan Patroli Prekat Dini Hari Demi Terciptanya Keamanan di Tengah Masyarakat 

Rudy juga menegaskan kepada para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk tidak melakukan pekerjaan (perjalanan dinas) di luar kota di bulan Juni.

“Kunjungan studi tiru dibatalkan, selama bulan Juni. Kecuali yang sudah membeli tiket silakan, silakan aja pergi sendiri. Jadi selama bulan Juni tidak boleh ada studi banding, studi tiru yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Bupati Garut kembali menegaskan, pihaknya akan fokus di lapangan dalam menangani permasalahan angka stunting terutama hal yang berhubungan dengan bulan penimbangan bayi di Kabupaten Garut.  Pihaknya telah mengeluarkan anggaran melalui BTT (Belanja Tak Terduga) untuk pelaksanaan bulan penimbangan bayi ini.

Baca Juga :  Jamin Jemaat Nyaman, Polres Garut Amankan Kebaktian Gereja Pantekhosta 

“Kita ingin kita fokus dulu mengenai masalah hal yang berhubungan dengan bulan penimbangan bayi, dan kita pun sudah mengeluarkan anggaran untuk pencatatan dan sebagainya karena ini menjadi data yang penting itu dari anggaran BTT, pergeseran dari BTT, karena ini adalah Perpres 72 (tahun 2021),” lanjutnya.

Bupati Garut menyebutkan sebagaimana arahan presiden yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 72  Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting harus segera dilaksanakan sampai dengan tahun 2024 nanti.

“Saya berharap karena ini adalah instruksi presiden, peraturan presiden, ini mengenai Perpres 72 yang harus dilaksanakan dalam rangka mengatasi masalah stunting jadi kita akan melakukan gerakan di daerah,” tandasnya.(red*).

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Redaksi Kilas

Anggota Patroli Prekat Polsek Rengasdengklok Polres Karawang Laksanakan Patroli Pada Saat Jam – Jam Rawan

Redaksi Kilas

Kanit Intel Polsek Ciampel Polres Karawang Ajak Security KCIC Amankan Area Proyek Nasional

Redaksi Kilas

Wakapolres Garut Hadiri Ground Breaking Pembangunan Stadion R.A.A Adiwidjaya

Redaksi Kilas

Menjelang Perayaan Idul Adha Polres Garut Himbau Penjual Hewan Ternak Agar Tingkatkan Kewaspadaan

Redaksi Kilas

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Garut Gelar Rakor Bersama BMKG Dan BPBD Jabar

Redaksi Kilas

Polsek Tarogong Kaler Polres Garut Jum’at Curhat di SMA Baitul Hikmah

Redaksi Kilas

Diklat Inovasi Produk dan Pendampingan Digitalisasi Bagi Pelaku UKM Batik Garutan

Redaksi Kilas

Sat Lantas Polres Garut Kawal Ziarah Religi Ponpes Al Halim Garut