Home / Kilas Terkini

Rabu, 9 Maret 2022 - 09:24 WIB

Bupati Garut : Pasien Covid-19 di RSUD dr.Slamet Menurun Hingga 50%

Kilas Garut News – Bupati Garut, Rudy Gunawan, melakukan pengecekan sekaligus melaksanakan Rapat Terbatas (Ratas) bersama jajaran direksi dan Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut, Selasa (8/3/2022).

Kepada awak media Bupati Garut menuturkan, bahwa pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr. Slamet Garut mengalami penurunan. Bahkan Rudy mengungkapkan penurunannya mencapai 50 persen.

“Kami ada penurunan landai, jadi yang dirawat di rumah sakit meskipun ada angka kematian, tetapi sekarang ini yang dirawat di sini hanya 67 orang, semua itu yang dirawat se Kabupaten Garut itu hanya sekitar 200an (orang) yang lainnya (kebanyakan) Isoman, di sini hanya 67 turun, kemarin sempat naik ya sekarang sudah turun sekitar 50%,” ujar Bupati Garut.

Baca Juga :  Bupati Garut Kembali Lantik Kalak BPBD dan Kasatpol PP

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu, ketika kasus terkonfirmasi Covid-19 masih tinggi, RSUD dr. Slamet merawat hingga 170 orang, namun sekarang yang dirawat mengalami penurunan hingga ke angka 63 orang.

Berkaitan dengan tracing dan tracking, lanjut Rudy, di Kabupaten Garut memang hasil angkanya besar. Namun ia menilai kebanyakan yang terkonfirmasi tersebut tidak memiliki gejala. Rudy mencontohkan dari 120 orang yang terkonfirmasi, hanya 20 orang yang harus dilakukan perawatan, sedangkan 100 orang lainnya dilakukan isolasi mandiri (isoman).

“(hasil) tracing (dan) tracking besar, tapi sekarang ini semua hampir 70% tanpa gejala, jadi kalau misalnya 126 orang yang masuk rumah sakitnya cuma 20 orang, 100 nya adalah insoman, dari situ pun di (Rusun) Gandasari pun kosong tidak terlalu banyak, masih ada kapasitas untuk insoman terpusat itu masih ada sekitar 120-an,” lanjut Rudy.

Baca Juga :  Unit Laka Lantas Polres Garut Tangani Kecelakaan di Tutugan Leles

Berkaitan denga ratas yang dilakukannya bersama jajaran direksi dan Dewas RSUD dr. Slamet Garut, Rudy menjelaskan, beberapa hal yang dibahas, antara lain mengenai rencana bisnis di 2023, kemudian evaluasi terhadap anggaran 2022, serta pembahasan khusus mengenai ketersediaan obat dan supervisi untuk Covid-19

“Karena rumah sakit ini mempunyai kewajiban supervisi ke (rumah sakit) Guntur, ke Nurhayati, ke Medina, semua dokter DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan)nya itu dari sini, semua rumah sakit yang ada itu DPJPnya di rumah sakit (dr. Slamet).” tandasnya.

(Deden Kurnia*).

Berita ini 126 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kilas Terkini

JULEHA Ikuti Bimtek Berharap Jadi Juru Sembelih Hewan Yang Profesional 

Kilas Terkini

Ops KRYD Unit Reskrim Polsek Batujaya Polres Karawang Razia Miras

Kilas Terkini

Polsek Cilawu Polres Garut Bekerjasama Dengan UPT Puskesmas Cilawu Buka Vaksinasi di Malam Hari

Kilas Terkini

Polsek Karangpawitan Cek TKP Rumah Ambruk di Desa Mekarsari 

Kilas Terkini

Tim Sancang Polres Garut Polda Jabar Berhasil Bekuk Muncikari PSK di Area Objek Wisata Cipanas Melalui Aplikasi Online

Kilas Terkini

Bupati Garut Kembali Lantik Kalak BPBD dan Kasatpol PP

Kilas Terkini

Antisipasi Penyebaran PMK, Sat Sabhara Polres Garut Semprotkan Disinfektan

Kilas Terkini

Polsek Leuwigoong Polres Garut Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam