Home / Kilas Terkini

Kamis, 17 Februari 2022 - 01:00 WIB

Tali Bendera Putus, Bupati Garut Tetap Apresiasi Paskibraka Garut

Kilas Garut News – Di tengah momentum Upacara Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke – 209 yang dilaksanakan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (16/2/2022). Terjadi insiden yang cukup menyita perhatian, di mana saat pelaksanaan pengibaran bendera merah putih, tali pengait bendera yang terpasang pada tiang bendera, tiba-tiba putus saat petugas pengibar bendera membentangkan bendera merah putih dihadapan Bupati Garut, Rudy Gunawan, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Garut, serta undangan dan peserta upacara.

Akibat hal tersebut, petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Garut langsung bergerak cepat dengan kembali membentangkan bendera merah putih, dan terpaksa bendera merah putih tidak bisa dinaikan karena tali pengait bendera sudah tidak memungkinkan untuk bisa dinaikan.

Meski begitu, Bupati Garut tetap mengapresiasi kinerja dari Paskibraka Garut. Ia mengapresisasi langkah cepat dari tim pengibar untuk membentangkan bendera sehingga upacara tetap berjalan khidmat.

Baca Juga :  Jelang Ops Ketupat 2023, Sat Samapta Polres Garut Cek Kondisi Kendaraan

“Hadirin dan peserta upacara yang saya hormati, pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih atas upaya yang luar biasa dari pasukan Paskibraka kita, masalah yang tadi adalah masalah alami, yang tentu kita memahami sebagai bagian yang harus kita perbaiki kedepan, tetapi langkah yang dilakukan oleh Paskibraka telah memberikan bentuk penghormatan pelaksanaan upacara ini penuh dengan khidmat. Terima kasih untuk Paskibraka, PPI, dan para pembinanya,” ujar Bupati Garut dalam sambutannya yang disiarkan langsunga melalui channel YouTube Garutkab TV.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak berpikir macam-macam terkait kejadian tidak naiknya bendera merah putih pada momentum upacara peringatan HJG ke – 209. Ia menilai bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian yang alami.

“Saya kira itu alami saja ya, karena inikan (tihangnya) sudah lama tidak terpelihara ya, tapi kami mengapresiasi Paskibra mau melakukan itu, usaha-usaha nya sudah cukup baik itu kan alami saja, jadi sesuatu yang agak putus tidak akan berpikir macam-macam alami saja,” tandasnya.

Baca Juga :  Dua Tempat Wisata Ini Dikunjungi PJ Bupati Garut, Infrastruktur Jalan Jadi Perhatian Khusus   

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0611/ Garut Letkol CZI Deni Iskandar, menyampaikan bahwa insiden tali bendera yang putus dikarenakan unsur ketidaksengajaan. Meskipun tali tiang bendera putus, bendera tetap dibentangkan dan upacara berlangsung dengan khidmat.

“Kami semua Forkipimda (mengerti) bahwa itu merupakan (insiden) tidak disengaja dan itu memang sudah kejadian alami, takdir yang (tidak) kita rencanakan,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk ke depannya pihaknya akan lebih berhati-hati dalam menyiapkan pelaksanaan upacara bendera. Ia juga memberikan semangat kepada para anggota Paskibraka, agar selalu memberikan yang terbaik ketika mendapatkan tugas pengibaran bendera.

“Kan mereka sudah berlatih selama 2 minggu dengan sebaik-baiknya dilatih oleh PPI pelatih-pelatihnya dengan semangat, sudah berbuat yang terbaik bagi kabupaten Garut tapi takdir berkata lain ya,” tandasnya.(red*).

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kilas Terkini

Pelajar SDN 3 Tegalpanjang Sucinaraja Tewas Terseret Arus Sungai Cisangkan

Kilas Terkini

Polsek Sukawening Polres Garut Cek TKP Kebakaran Rumah Permanen

Kilas Terkini

Polsek Leles Polres Garut Melaksanakan Rawan Pagi di PT Changshin 

Kilas Terkini

Polsek Karangpawitan Cek Ketersediaan BBM di 2 SPBU Terpantau Aman

Kilas Terkini

Sekda Garut Sambut Hangat Kedatangan Satria Biru Damkar dari 6 Kabupaten/Kota Se-Jabar Untuk Membantu Penanganan Pasca Banjir

Kilas Terkini

Hari ini Kebakaran Hebat di Wanaraja, Suara Ledakan Kagetkan Warga Sekitar

Kilas Terkini

Ops KRYD Unit Reskrim Polsek Batujaya Polres Karawang Razia Miras

Kilas Terkini

Lembaga Sosial Kemanusiaan Yayasan”Gerak Bareng” Jakarta Pasang 5.820 Meter Pipa HDPE Untuk Pipanisasi Air Bersih 17 Dusun di Desa Cintamanik Garut