Home / Redaksi Kilas

Selasa, 1 Februari 2022 - 16:51 WIB

Garut Alami Penurunan ke Level 1, Warga Dihimbau Taati Prokotokol Kesehatan

Kilas Garut News – Dalam rangka penanganan Covid-19, Pemerintah pusat kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali hingga 7 Februari 2022. Hal ini tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 06 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Jawa dan Bali.

Dalam perpanjangan PPKM pekan ini, Kabupaten Garut kembali mengalami penurunan level dari Level 2 menjadi Level 1 setelah sebelumnya naik menjadi Level 2. Di Jawa Barat sendiri ada sekitar 9 kabupaten kota yang berada di Level 1 pada masa perpanjangan PPKM Jawa – Bali hingga 7 Februari minggu ini.

Dalam Inmendagri yang ditandatangani  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), Muhammad Tito Karnavian ini, Kabupaten Garut bisa turun ke Level 1 karena telah memenuhi salah satu indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu capaian total vaksinasi dosis 2 minimal sebesar 70 dan capaian vaksinasi dosis 2 lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen.

Pada perpanjangan PPKM Level 1 ini, ada beberapa kebijakan yang mengalami perubahan, salah satunya adalah penerapan Work From Office pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 75 persen, dengan syarat pegawai sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja. Sedangkan berkaitan dengan pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 75 persen dari total kapasitas ruangan.

Sementara itu, untuk kebijakan-kebijakan lainnya, tercantum dalam Inmendagri Nomor 06 Tahun 2022.

Baca Juga :  Hasil Sementara Polling Bupati & Wakil Bupati Pilkada Garut 2024 Jilid 3, Akan Berakhir Empat Hari Lagi !

Menindak lanjuti Inmendagri tadi, Bupati Garut, Rudy Gunawan melalui Instruksi Bupati Garut Nomor 443.2/377/BKD Tentang Perpanjangan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Melalui Protokol Pembatasan Kegiatan Perkantoran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, di mana dalam instruksi tersebut salah satunya mengatur terkait kegiatan perkantoran atau Work From Office (WFO) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini dibatasi sebesar 75 persen, dengan syarat wajib sudah divaksin dan wajib menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi pada pintu akses masuk dan keluar kerja, dengan tetap melaksanakan kegiatan apel rapat, serta kegiatan lainnya secara digital.

Meskipun dalam perpanjangan PPKM kali ini Kabupaten Garut berada di Level 1, masyarakat diimbau untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan juga melaksanakan vaksinasi yang telah disediakan oleh Pemkab Garut.(red*).

Baca Juga :  Polsek Cihurip Polres Garut Lakukan Monitoring Pekan Imunisasi Nasional
Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Redaksi Kilas

Sopir Kabur Setelah Tabrak Rumah Warga, Polsek Caringin Polres Garut Lakukan Pengejaran

Redaksi Kilas

Polsek Karangpawitan Giat Monev ADD Tahun 2022

Redaksi Kilas

H Alan Partimbang Akan Bantu Koprasi KPAG Untuk Sejahterakan Masyarakat

Redaksi Kilas

Kesetiaan Ibu Nur Perlu Diapresiasi Tetap Semangat Bantu Satgas TMMD ke-120 Kodim 0611/Grt

Redaksi Kilas

Police Goes to School, Polsubsektor Cigedug Polres Garut Berikan Penyuluhan SMP DAN SMA IT Muamanah 

Redaksi Kilas

Anggota Koramil 1102/Karangpawitan Kodim 0611/Garut Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Tradisional Cimurah

Redaksi Kilas

Di Momen Hari Koperasi ke-75, Bupati Garut Ajak Insan Koperasi Untuk Tumbuh Kembangkan Koperasi

Redaksi Kilas

Kapolres Garut Hadiri Silaturahmi Bersama Kapolda Jabar Dan Jajaran