Home / Kilas Daerah

Jumat, 23 Juli 2021 - 19:19 WIB

Pemkab Garut Gelar Rakor Penanganan Kemiskinan di Kabupaten Garut

Kilas Garut News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Koordinasi Virtual Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Garut dalam rangka “Penyelarasan Program Serta Pembinaan Sumberdaya Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Garut Tahun 2021 Serta Sinergitas Pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2022”, Jum’at (23/7/2021). Rakor dibuka resmi Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, dikuti 25 orang perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 42 supervisor, 442 fasilitator desa Layanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapad Ruhama).

Dalam paparannya, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menerangkan Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah yang kurang aktif dalam melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Hingga Januari 2020, persentase perbaikan DTKS di Kabupaten Garut hanya 2,22% dengan usulan baru 2,98% dan termasuk kategori perbaikan rendah dengan prediksi akurasi data yang juga rendah. Dengan rendahnya tingkat keaktifan ini, Kabupaten Garut menduduki peringkat 349 diantara seluruh kabupaten/kota di Indonesia dalam rangking verivali dan validasi DTKS,” terangnya.

Wabup menuturkan, dalam DTKS terdapat 1.544.181 jiwa atau 422.457 rumah tangga miskin dan rentan miskin di Kabupaten Garut yang tersebar di 42 kecamatan.

“Beberapa desa yang memiliki penduduk miskin dan rentan miskin paling banyak, di antaranya Kecamatan Garut Kota yaitu di Kelurahan Kota Kulon dengan 14.498 jiwa. Sementara yang paling sedikit adalah di Kecamatan Wanaraja di Desa Sindangpratu yaitu dengan 872 jiwa,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, dari seluruh penduduk yang terdaftar dalam DTKS tersebut, proporsi penerima dan komplementaritas program bantuan sosial di Tingkat Kabupaten Garut adalah sebanyak 67% sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK).

Helmi berharap pengelolaan data harus menjadi fokus perhatian semua, khususnya di Dinas Sosial yang memang mengelola dan meng-update data kemiskinan.

Baca Juga :  DPMD Garut Gelar Rakor Guna Tingkatkan Sinergitas Pokja Posyandu

Sementara, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut, Agus Ismail, berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik), kemiskinan di Kabupaten Garut pada Tahun 2020 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya, mencapai 262.78 jiwa atau 9,98% naik 1 % atau (26,3 ribu jiwa) dari Tahun 2019 sebanyak 235,19 jiwa atau 8,98%. Sedangkan persentase penduduk miskin masih berada di atas rata-rata Jawa Barat 8,43% serta di bawah nasional 10,16%,” katanya.

Ia juga memaparkan, bahwa tahun 2020 Kabupaten Garut berada di kuadran I. dengan jumlah warga miskin diatas rata-rata provinsi (145,2 ribu jiwa) dan memiliki peningkatan angka kemiskinan di atas rata-rata (19,3 ribu jiwa).

Agus menyampaikan, beberapa program bantuan yang digulirkan oleh pemerintah adalah Bantuan Perlindungan Sosial, Program Indonesia Pintar, Program Rastra/BPNT, Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020, Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil, Program Murah Untuk Rakyat, dan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Baca Juga :  Memaksimalkan Pemilih Dalam Pilkada 2024, KPU Garut Adakan Rakor Dengan Seluruh Instansi Terkait

Agus berharap rencana kegiatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Garut tahun 2022 seluruhnya sudah menggunakan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Lokus Stunting, Angka Kematian Ibu Angka Kematian Bayi (AKI-AKB), Cakupan Akses Air Bersih, Cakupan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) serta Angka Pengangguran,” ujarnya.

Agus berharap pemerintah maupun masyarakat bisa bekerja sama dalam memerangi kemiskinan terutama di masa pandemi Covid-19 yang menjadi ancaman baru dalam peningkatan kemiskinan khususnya di Kabupaten Garut.

“Solidaritas sosial masyarakat harus terus ditingkatkan. Melawan pandemi tidak bisa hanya ditaruh pada satu pundak pemerintah atau masyarakat, tetapi harus ditaruh di atas pundak kita secara bersama-sama,” pungkasnya.

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kilas Daerah

Polsek Cibalong Polres Garut Gencar OPS Yustisi PPKM Darurat, Langgar Aturan Ditindak Petugas

Kilas Daerah

Bupati Garut Peringati Hadiri Harganas ke – 28 Secara Virtual

Kilas Daerah

Terjadi Kebakaran Sigap Personil Polsek Tegalwaru Polres Karawang Datangi TKP dan Recovery Korban

Kilas Daerah

Diduga Korsleting Listrik Rumah Idang Ludes Terbakar di Selaawi

Kilas Daerah

Rumah Uje Ambruk, Polsek Limbangan Bersama Warga Bantu Bersihkan Material Longsor  

Kilas Daerah

Polsek Pamengpeuk Polres Garut Gencar Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

Kilas Daerah

Hari AIDS Sedunia, Wabup Garut Helmi : Pemkab Sedang Fokus Terhadap Tiga Pilar Penanganan

Kilas Daerah

Polsek Cisompet Polres Garut Dengan Sigap Evakuasi Rumah Warga Yang Terancam Longsor