Home / Kilas Islami

Senin, 10 Mei 2021 - 10:10 WIB

Ini Alasannya Bupati Garut Larang Pembangunan Mesjid Ahmadiyah

KILAS GARUT NEWS – Pada tanggal 6 Mei 2021 lalu, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut menyegel pembangunan mesjid jemaat Ahmadiyah di Kampung Nyalindung, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Penyegelan itu membuat banyak kontroversi dan tanggapan-tanggapan dari berbagai kalangan tokoh agama maupun tokoh masyarakat, bahkan sampai menjadi isu nasional.

Hari ini Bupati Garut menjelaskan ataupun mengklarifikasi terkait mengapa Pemerintah Daerah Garut menyegel Pembangunan Mesjid Jemaat Ahmadiyah.

Melalui Pres Conferencenya Bupati Garut mengatakan, ” Ya tentang masalah yang berhubungan dengan mesjid Ahmadiyah di Kabupaten Garut, ini berbagai masalah yang begitu banyak berkomentar.

” Nah Saya tegaskan kembali, bahwa Ahmadiyah itu bukan ajaran islam, ahmadiyah itu tidak bisa disamakan dengan bagian dari ormas islam, mereka (ahmadiyah-red) maunya begitu, Ya tidak bisa karena mereka tidak bisa disamakan dengan nadhlatul ulama (NU), dengan muhammadiyah, dengan persis dan lain sebagainya.”ungkapnya.Senin (10/5/2021).

Baca Juga :  Bupati Garut Ajak Warga dan Siswa di Garut Sukseskan Vaksinasi

” Dan tentu kami beranggapan bahwa Ahmadiyah itu yang dilarang, Ajarannya adalah jelas bahwa itu tidak sama dengan pada umumnya seperti kita yang beriman pada nabi besar Muhammad SAW sebagai utusan Alloh SWT, Dan tentu Saya berharap, kita ini negara hukum, kalau seandainya surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Garut itu bertentangan dengan undang-undang dasar 1945 silakan gugat ke MK, kalau bertentangan dengan undang-undang ajukan gugatan ke MK.”ujarnya.

” Dan kalau misalnya apa yang Saya lakukan sebagai Bupati Garut melarang, mendirikan masjid khusus Ahmadiyah, Ya itu bertentangan dengan etika pelaksanaan pemerintah, Ya tentunya kami akan dikoreksi oleh Wamendagri dan Pak Gubernur, Kami serahkan saja, Kita tidak usah berdebat lagi, keputusan itu adalah tetap, dasar hukum jelas, Saya selaku Bupati Garut dalam rapat Form Pimpinan Daerah Kabupaten Garut, mendengarkan berbagai pihak, mempelajari apa yang sudah terjadi, Demi ketentraman dan ketertiban masyarakat Garut, demi Ukhuwah Islamiyah, demi kami semua untuk memberikan rasa perdamaian terhadap agama lain, Kami lindungi di Garut, kami masuk ke berbagai tempat, di Kami ada gereja, di kami ada vihara, dan lain sebagainya, Kita rukun selama ini, di Garut tidak ada apa-apa.”terangnya.

Baca Juga :  Bupati Garut : Ayo ke Garut Berwisata di Jamin Halal, Aman dan Nyaman

” Saya bukan intoleransi, Saya hanya ada keyakinan bersama masyarakat Garut, Ahmadiyah itu bukan bagian dari islam, itu saja, bagi kami Ya terserah, terima kasih. “pungkas Bupati Garut.(Drix***)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kilas Islami

500 Ribu Jamaah Padati Masjid Agung Garut Laksanakan Sholat Idul Adha, Polsek Garut Kota Polres Garut Hadir Amankan Lokasi

Kilas Islami

Polres Garut Giat Pengajian Rutin Sekaligus Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim

Kilas Islami

Bupati Garut Tutup Resmi Pekan Muharram 1444 H di Kabupaten Garut

Kilas Islami

Da’i Kamtibmas Polres Garut Kedepankan Polisi Religius

Kilas Islami

Polsek Wanaraja Polres Garut Giat Tarawih Keliling Kali Ini di Masjid Miftahul Huda

Kilas Islami

Polres Garut dan Warga Sekitar Laksanakan Sholat Idul Adha Bersama

Kilas Islami

Pasangan Calon Jemaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat, Ini Alasannya

Kilas Islami

Jalin Silaturahmi Dengan Pondok Pesantren Polsek Sukawening Serahkan Hewan Qurban